Jokowi Ingin APBN 2022 Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

    Andhika Prasetyo - 29 November 2021 15:35 WIB
    Jokowi Ingin APBN 2022 Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel
    Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: BPMI



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 harus responsif, antisipatif, dan fleksibel. Hal ini diperlukan lantaran tahun depan, dunia masih dilanda ketidakpastian, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi.

    "Oleh karena itu, kita harus selalu siap berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 29 November 2021.

     



    Setidaknya, Kepala Negara mensyaratkan APBN 2022 harus fokus pada enam kebijakan utama. Sebanyak dua di antaranya masih bagian dari penanganan pandemi covid-19.

    Pertama, melanjutkan pengendalian covid-19. Dana besar harus digelontorkan untuk penguatan kesehatan masyarakat.

    Baca: Bantu Pembiayaan APBN 2022, BI akan Beli SBN Rp224 Triliun

    Kedua, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan rentan. Kebijakan ini ditindaklanjuti dengan kembali memberikan berbagai program bantuan sosial.

    "Sekali lagi, di 2022 kita harus tetap mempersiapkan diri menghadapi risiko pandemi covid-19 yang masih membayangi dunia dan negara kita Indonesia. Ketidakpastian di bidang kesehatan dan ekonomi harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program," tegas Jokowi.

    Kebijakan ketiga, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, pemerintah melanjutkan pembangunan infrastruktur dan kemampuan adaptasi teknologi.

    Kelima, anggaran difokuskan pada penguatan desentralisasi fiskal untuk pemerataan kesejahteraan di daerah. Terakhir, pemerintah melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero based-budgeting agar belanja lebih efisien.

    "APBN 2022 memiliki peran sentral, apalagi tahun depan kita dipercaya sebagai presidensi G20. Kita harus menunjukkan kemampuan kita dalam menghadapi perubahan iklim dan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Kita harus menunjukkan aksi nyata pada green dan sustainable economy," ungkap Jokowi. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id