Pemerintah Diminta Segera Tentukan Leading Sector Keamanan Laut

    Kautsar Widya Prabowo - 04 Januari 2021 16:32 WIB
    Pemerintah Diminta Segera Tentukan <i>Leading Sector</i> Keamanan Laut
    Anggota Komisi I DPR, Muhammad Farhan. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Penemuan benda asing diduga pesawat nirawak atau drone bawah laut yang memasuki perairan Indonesia menjadi momentum menentukan pihak yang berwenang dalam menjaga keamanan laut. Ada belasan lembaga yang kini berwenang menjaga laut.  

    "Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (diminta) untuk menggariskan dengan tegas siapa leading sector keamanan wilayah kelautan Republik Indonesia," ujar anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2020. 

    Farhan mengatakan TNI Angkatan Laut (AL) berwenang menjaga pertahanan sampai 12 mil laut. Namun, pemerintah belum menunjuk pihak yang akan menjaga 200 mil laut zona ekonomi eksklusif (ZEE).
      
    Dia menilai TNI perlu bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Badan Kemanan Laut (Bakamla). Bakamla dinilai dapat menjadi mitra TNI AL menjaga wilayah yuridiksi perairan Indonesia di kawasan 200 mil laut dari pesisir tersebut.

    Bakamla bisa didorong melakukan kerja sama alih teknologi pengawasan wilayah kelautan, khususnya di bawah laut. "Karena TNI AL sudah punya kemampuan melihat pergerakan sea vessel di seluruh wilayah perairan Indonesia yang bergerak di permukaan," jelasnya.

    Baca: KSAL: Negara Pembuat Drone Bawah Laut Tak Tercatat

    Sebuah benda asing diduga kendaraan nirawak atau drone telah ditemukan di bawah laut di perairan Pulau Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Benda asing itu ditemukan nelayan dan sudah diamankan di Pangkalan TNI Angkatan Laut.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id