Perusahaan Tak Bisa Sembarangan Pecat Karyawan

    M Sholahadhin Azhar - 18 Februari 2020 22:52 WIB
    Perusahaan Tak Bisa Sembarangan Pecat Karyawan
    Ilustrasi/Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Jakarta: Ketua DPP Partai NasDem Okky Asokawati menyoroti banyaknya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang marak dilakukan perusahaan di awal 2020. Dia meminta pengusaha tak semena-mena melakukan hal itu.

    "Kami mengingatkan agar perusahaan menaati aturan main dalam mem-PHK karyawan. Hak-hak karyawan harus dipastikan terpenuhi," kata Okky di Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020.

    Okky mengakui PHK merupakan aksi korporasi yang lazim. Namun hal tersebut harus diikuti dengan pemenuhan hak karyawan.

    "Pesangon dan Jaminan Hari Tua (JHT) yang menjadi hak karyawan harus dipastikan diterima oleh karyawan," tambah Okky. 

    Wajib dipenuhi, karena karyawan korban PHK belum tentu mendapat pekerjaan baru. Sehingga pesangon bisa dimanfaatkan memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari.

    "Uang pesangon juga dapat dimanfaatkan untuk modal usaha. Jadi sangat bermanfaat bagi karyawan," kata Okky.

    Perusahaan Tak Bisa Sembarangan Pecat Karyawan
    Ketua DPP NasDem Okky Asokawati/MI/Rommy Pujianto

    Di sisi lain, dia juga meminta pemerintah harus mewaspadai PHK di sejumlah perusahaan. Menurut dia, PHK terhadap karyawan akan memberi dampak serius bagi angka angkatan kerja di Indonesia. 
    "Ada dampak di sektor usaha maupun dampak yang diterima masyarakat. Ini harus dikaji secara seksama," ingat Okky. 

    Dia juga meminta program kartu pra kerja agar segera direalisasi di tahun 2020. Kartu pra kerja, kata Okky, dapat menajdi jaring pengaman sosial bagi masyarakat khususnya mereka yang belum bekerja atau yang terdampak PHK. 

    "Program andalan Presiden Jokowi  yakni Kartu Pra Kerja dapat segera direalisasikan," tandas Okky. 

    Contoh kasus PHK yang disinggung Okky salah satunya dilakukan perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor besi dan konstruksi. Selain itu PHK massal juga dilakukan perusahaan asing bidang telekomunikasi.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id