Pembentukan Timwas Penanggulangan Teroris Terbentur PP

    Anggi Tondi Martaon - 14 Februari 2020 17:51 WIB
    Pembentukan Timwas Penanggulangan Teroris Terbentur PP
    Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Tim pengawas (timwas) penanggulangan teroris berlum bisa dibentuk karena peraturan pemerintah (PP) turunan Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme belum dibuat. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pemerintah dan dewan segera menyusun kelengkapan timwas.

    "Ini kan menunggu PP nya kan. Dari beberapa pasal-pasal itu membutuhkan peraturan pemerintah," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada Medcom.id, Jumat, 14 Februari 2020.

    Dia mendesak DPR berkoordinasi agar pemerintah segera menyusun PP penanggulangan terorisme. Setelahnya, dewan harus segera membentuk tim pengawas agar kinerja penegak hukum dalam pemberantasan teror.

    "Kedua belah pihak ini kan harusnya lebih proaktif. (UU Terorisme) 2018 sudah ketok palu," ungkap dia.

    Pembentukan Timwas Penanggulangan Teroris Terbentur PP
    Pasukan Team Taifib Marinir melakukan latihan penyergapan markas teroris. Foto: Antara/M Adimaja


    Selain pembentukan Timwas, perbantuan TNI untuk terlibat di pemberantasan terorisme juga membutuhkan PP. Hal itu perlu diatur agar pelibatan angkatan bersenjata tidak berpotensi melanggar HAM.

    Taufan menilai pemerintah dan dewan tidak serius dalam pemberantasan terorisme. Sebab, aturan turunan dan kelengkapan untuk pemberantasan terorisme tak kunjung paripurna.

    Pasal 43J ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme mengamanatkan DPR membentuk Tim Pengawas Penanggulangan Terorisme. Pembentukan tim tersebut diatur melalui peraturan DPR.

    Adapun tujuan pembentukan Tim Pengawas adalah untuk  mengawasi kinerja penegak hukum, terutama dalam penanganan tindak pidana terorisme.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id