Penelitian Soal Pemerintahan Dalam Negeri Perlu Terus Dipoles

    Yogi Bayu Aji - 14 Mei 2020 16:13 WIB
    Penelitian Soal Pemerintahan Dalam Negeri Perlu Terus Dipoles
    Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kelitbangan 2020, Rabu, 13 Mei 2020. Foto: Istimewa
    Jakarta: Produk riset dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (BPP Kemendagri) dinilai harus terus disempurnakan. Jajaran di Kemendagri diharap terus membuat terobosan mencakup fokus lingkungan kerjanya masing-masing.

    "Perlu mendorong penerbitan dan publikasi ilmiah, berupa jurnal ilmiah terakreditasi, buku, dan media lainnya," kata pelaksana tugas Kepala BPP Kemendagri Agus Fatoni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.

    Masalah pengembangan penelitian ini menjadi salah satu poin kesimpulan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kelitbangan 2020, Rabu, 13 Mei 2020. Rakor dilaksanakan secara virtual mengikuti protokol kesehatan karena pandemi virus korona (covid-19).

    Rapat ini digelar untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas pusat daerah, membahas pelaksanaan tugas-tugas kelitbangan, dan isu aktual pemerintahan. Agus menyebut rapat menghasilkan empat kesimpulan.

    Pertama, BPP Kemendagri akan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi litbang melalui pembentukan forum kelitbangan Indonesia. Wadah ini beranggotakan pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi litbang dan pejabat fungsional peneliti.

    Mereka, kata  Fatoni, akan membuat pertemuan secara rutin dan berkala dalam bentuk rakor, rapat kerja teknis (rakernis), seminar, dan semiloka. Pihaknya akan meningkatkan koordinasi organisasi kelitbangan  untuk menjadi pelopor inovasi.

    Kedua, Fatoni menyebut pihaknya menyadari perlunya peningkatan kapasitas kelembagaan litbang melalui pembinaan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi struktural, peneliti, hingga pejabat fungsional. Semua pihak didesak rutin menerbitkan karya ilmiah.

    "Melaksanakan kegiatan bersama secara berkala berupa riset, kajian, seminar, penerbitan dan pengembangan kapasitas SDM kelitbangan," jelas Fatoni.

    Baca: Kemendagri Perkuat Layanan Digital

    Ketiga, Fatoni mendorong peningkatan kapasitas peneliti dengan pemberian bantuan pendidikan formal serta pendidikan dan pelatihan (diklat).  Dia ingin peneliti kelitbangan bisa ikut terlibat seminar dan jurnal ilmiah level nasional atau internasional.

    Terakhir, peserta rakor juga memandang perlunya pertemuan atau seminar untuk penyusunan program dan kegiatan prioritas kelitbangan. Pihaknya bakal mengembangkan kerja  sama kelitbangan pemerintah dan lembaga nonpemerintah di dalam negeri maupun luar negeri.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id