• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Calon Dubes Diminta Mengutamakan Kepentingan Nasional

Dheri Agriesta - 09 November 2018 16:01 wib
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (Foto:
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pengarahan kepada calon duta besar Indonesia yang akan bertugas di negara sahabat. Kalla mengingatkan para calon duta besar mengedepankan kepentingan nasional.

"Intinya yang disampaikan Bapak Wakil Presiden ada dua hal yang perlu dikedepankan sebagai wakil negara, pertama kita harus selalu memperjuangkan kepentingan nasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Kemenlu, Pejambon, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. 

Arrmanatha mengatakan arahan itu ditekankan dalam perihal kerja sama di bidang ekonomi. Seorang duta besar harus jago berdagang. 

"Mendorong perdagangan di masing masing negara yang ditempati," kata Arrmanatha.

Wapres juga menekankan pentingnya kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia. Para duta besar diminta menjadi perpanjangan tangan negara dalam menjaga perdamaian.

(Baca juga: Dubes RI Ajak WNI di Zimbabwe dan Zambia Gunakan Hak Pilih)

Arrmanatha menyebut tak ada pesan politik yang disampaikan Wapres kepada para duta besar. Para duta besar, kata dia, hanya diminta menjaga wajah Indonesia di hadapan negara sahabat. 

"Itulah yang ditekankan kita harus mencopot baju kita dan kita harus mewakil, wakil Indonesia," tegas Arrmanatha. 

Sebelumnya sebanyak 22 calon duta besar mendapatkan pengarahan sebelum berangkat ke lokasi tugas masing-masing. Para calon dubes mendapatkan pengarahan dari Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. 

Selain itu, para calon duta besar juga mendapat pengarahan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemilihan Umum. Sehingga para calon dubes memiliki bekal menghadapi berbagai persoalan saat bertugas di negeri sahabat. 





(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.