Demokrat Intens Jahit Koalisi Kerakyatan

    Deny Irwanto - 13 Juni 2018 14:36 WIB
    Demokrat Intens Jahit Koalisi Kerakyatan
    Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan--MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Partai Demokrat mulai serius membentuk koalisi kerakyatan pada Pilpres 2019. Sejumlah komunikasi dilakukan dengan sejumlah partai politik.

    "Komunikasi terus kita dengan partai lain, kita sangat terbuka membangun Koalisi Kerakyatan," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan kepada Medcom.id, Rabu, 13 Juni 2018.
    Syarief menjelaskan, Koalisi Kerakyatan tidak membatasi diri dengan partai politik manapun. Menurutnya, partai politik yang ingin bergabung hanya perlu mempunyai visi dan misi dalam Pilpres 2019 mendatang.

    Syarief kembali mengatakan, untuk kelanjutan pembahasan Koalisi Kerakyatan ini akan dilakukan usai Pilkada serentak 2018 digelar.

    "Kita akan formalkan kira-kira habis Pilkada. Masih tetap berlangsung pembahasan internal, tapi sekarangkan pada lebaran nih, kita akan lanjutkan lagi setelah lebaran, setelah Pilkada baru bisa kelihatan," jelas Syarief.

    Baca: Poros Ketiga di Pilpres Sulit Terwujud

    Sebelumnya, Partai Demokrat mendorong terbentuknya Koalisi Kerakyatan sebagai pesaing koalisi keumatan dan koalisi pendukung Jokowi. Sebagai penggagas, Demokrat hanya meminta kursi 10 persen di parlemen dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

    "Partai Demokrat yang menurut potret lembaga survei ada figur kader untuk jadi cawapres. Silakan gabung ke kami, silakan capresnya dari kalian, maka ini akan jalan," jelas Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.




    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id