• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.592.985.909

Masalah Etika tak Ganjal Arcandra Tahar

Achmad Zulfikar Fazli - 14 Oktober 2016 12:12 wib
Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar (tengah) seusai mengikuti
Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar (tengah) seusai mengikuti Upacara HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016. Antara Foto/Yudhi Mahatma

medcom.id, Jakarta: Permasalahan etika dinilai bukan ganjalan bagi Arcandra Tahar untuk kembali menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Selama tidak ada masalah hukum, Arcandra dinilai bisa diangkat menjadi pembantu presiden.

Pendapat itu disampaikan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di DPR RI Arsul Sani. "Kalau kebutuhan lebih besar, sepanjang tidak pelanggaran syarat hukum, buat saya tidak masalah," kata Arsul saat dihubungi, Jumat (14/10/2016).

Arsul mengatakan, etika selama ini tidak ada standar yang jelas, berbeda dengan hukum. Keputusan Arcandra bisa jadi menteri atau tidak ada di tangan Presiden Joko Widodo dengan mempertimbangkan kebutuhan negara.

Arcandra sempat duduk di Kabinet Kerja sebagai Menteri ESDM. Namun 20 hari berselang, Presiden mencopot jabatan itu dari Arcandra. Ia tersandung kasus dwikewarganegaraan.

Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly mengatakan, Arcandra sudah mengajukan permohonan pencabutan status warga negara Amerika Serikat pada 12 Agustus. Pada 15 Agustus, otoritas di AS mengabulkan permohonan Arcandra.

Setelah itu, isu Presiden kembali mengangkat Arcandra sebagai menteri ESDM terus bergulir. Kabar terakhir, Presiden akan melantikan Menteri ESDM siang nanti di Istana.

Kalau ternyata Arcandra yang ditunjuk menukangi Kementerian ESDM, Arsul menilai bukan masalah selama itu yang dibutuhkan untuk membangun negara. Bila keputusan ini menimbulkan polemik, Arsul menilai itu biasa.

"Sisi pandang yang berbeda bagi saya tergantung ukurannya dulu. Kalau ukurannya adalah yang menyangkut hukum, baru kita bisa mempermasalahkan," kata Arsul.


(TRK)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.