Jokowi Jengkel Menteri Anggap Enteng Penanganan Covid-19

    Fachri Audhia Hafiez - 28 Juni 2020 19:59 WIB
    Jokowi Jengkel Menteri Anggap Enteng Penanganan Covid-19
    Presiden Joko Widodo. ANT/Hafidz Mubarak A
    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal dengan kebijakan penanganan virus korona (covid-19) yang dikerjakan para menteri. Padahal berbagai kebijakan mesti dilakukan cepat untuk mencegah dampak krisis ekonomi akibat covid-19.

    "Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ, ini apa enggak punya perasaan? Suasana ini krisis," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang diunggah akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu, 28 Juni 2020.

    Jokowi mengatakan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) telah mewanti-wanti pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi 6-7,6 persen. Bank Dunia juga menyampaikan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia -5 persen.

    Kepala Negara geram hal itu tidak diperhatikan jajaran kabinet. Jokowi menilai kinerja menteri biasa saja menghadapi penanganan covid-19.

    (Baca: Jokowi Geram Anggaran Rp75 Triliun untuk Covid-19 Ditahan-tahan)

    "Tindakan, keputusan, dan kebijakan kita, suasananya harus suasana krisis. Jangan kebijakan yang biasa-biasa saja menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini? Jangan memakai hal-hal yang standar pada suasana krisis. Manajemen krisis sudah berbeda semuanya mestinya," tegas Jokowi.

    Jokowi memerintahkan semua jajarannya menyatukan pikiran saat ini Indonesia berada dalam suasana krisis. Sekaligus punya rasa tanggung jawab kepada 267 juta penduduk Indonesia.

    "Ini tolong digarisbawahi, dan perasaan itu tolong kita samakan," ujar Jokowi.

    Jokowi tak segan mengeluarkan berbagai peraturan untuk menghadapi krisis akibat covid-19. "Kalau perlu kebijakan Peraturan Perundang-undangan (Perppu) kita keluarkan Perppu, kalau Peraturan Presiden (Perpres), kita keluarkan. Untuk menangani negara tanggung jawab kita kepada 267 juta rakyat kita," tegas Jokowi.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id