Jokowi Perintahkan Perizinan Usaha Tangkap Ikan Diawasi

    Nur Azizah - 19 Maret 2020 12:46 WIB
    Jokowi Perintahkan Perizinan Usaha Tangkap Ikan Diawasi
    Ilustrasi perikanan. Medcom.id
    Jakarta: Presiden Joko Widodo senang perizinan usaha tangkap ikan sudah mulai cepat. Pemangkasan beberapa birokrasi akhirnya berdampak, meski praktiknya harus terus dipelototi.

    "Saya minta laporan dalam praktiknya seperti apa, dengan tetap kita memperhatikan pelestarian sumber daya perikanan kita, sehingga perlu juga diikuti dengan pengendalian dan pengawasan yang baik," kata Jokowi dalam rapat terbatas Kebijakan Laut Indonesia di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini khawatir bila tak diawasi akan membawa kerugian bagi nelayan, juga kepentingan nasional. Jokowi juga mengingatkan akses permodalan serta dukungan infrastruktur dan adaptasi terhadap teknologi baru.

    "Kebijakan kelautan harus benar-benar bisa mengantisipasi dan mengadaptasi perkembangan tekonologi baru sehingga bisa membuat industri perikanan kita makin produktif dan kompetitif," ujar dia.

    (Baca: Kemudahan Perizinan Dongkrak Usaha Perikanan Tangkap)

    Jokowi ingin sistem teknologi informasi digunakan dalam usaha perikanan tangkap dengan menggunakan big data dan artificial intelligence. Dia berharap sistem ini meluas ke offshore aqua culture.

    Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memiliki Pelayanan Perizinan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat atau Silat. Sistem ini membuat layanan perizinan ikan tangkap lebih sederhana.

    Sistem Silat mampu memverifikasi kelengkapan penerbitan dokumen surat perintah pembayaran (SPP), pungutan pengusaha perikanan (PPP), maupun pungutan hasil peringatan (PHP) dalam waktu 30 menit. Adapun batas waktu maksimal pembayaran berlaku hingga 10 hari kerja.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id