comscore

Sahroni Ingatkan Sanksi WADA Jangan Menghambat Event Internasional

Nur Azizah - 21 Oktober 2021 15:27 WIB
Sahroni Ingatkan Sanksi WADA Jangan Menghambat <i>Event</i> Internasional
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (Sekjen PP IMI) Ahmad Sahroni. Dok. Istimewa
Jakarta: World Anti-Doping Agency (WADA) memberikan sanksi kepada Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Sanksi ini diberikan karena Indonesia tidak mematuhi prosedur anti doping dalam test doping plan (TDP) sepanjang 2020.

Salah satu sanksinya, Indonesia dilarang mengibarkan bendera Merah Putih dalam ajang olahraga. Larangan ini berlaku hingga Indonesia menjadi tuan rumah ajang Internasional terhitung 7 Oktober 2021 hingga satu tahun ke depan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (Sekjen PP IMI) Ahmad Sahroni menyatakan kekhawatirannya. Sahroni meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali bertanggung jawab menyelesaikan polemik tersebut.

“Melihat sanksi-sanksi yang didapat tentu saya khawatir. Dimulai dari bendera Indonesia yang tidak bisa berkibar di Thomas Cup kemarin, hingga sanksi dilarang menjadi tuan rumah ajang internasional," kata Sahroni dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Oktober 2021.

Sahroni mengatakan semua atlet dan pengurus cabang olahraga sudah sekuat tenaga berlatih dan bertanding. Mereka ingin melihat bendera Merah Putih dikibarkan.

"Saya meminta kepada Menpora untuk bertanggung jawab menyelesaikan persoalan ini, harus serius mengupayakan agar masalah ini segera selesai,” ujar Sahroni.

Baca: Wagub DKI Sebut Sanksi WADA Tak Ganggu Perhelatan Formula E

Dia juga menyebut jangan sampai lambatnya penanganan dari Kemenpora berdampak negatif pada dua ajang internasional di Indonesia. Dalam waktu dekat, Indonesia akan menggelar Formula E di DKI Jakarta dan Motor GP di Mandalika.

“Kedua ajang besar tersebut sangatlah penting karena mampu mengangkat kembali spirit bangsa yang sempat turun akibat pandemi, dan memiliki multiplier efek lainnya. Karenanya, pemerintah harus gerak cepat untuk menyelesaikannya sehingga ada titik terang. Jangan sampai sanksi pelarangan tersebut benar-benar terjadi dan merugikan negara,” ucap Sahroni.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id