comscore

Lagu Bryan Adams Jadi Pesan SBY di Muscab Demokrat NTT

Juven Martua Sitompul - 22 Mei 2022 15:52 WIB
Lagu Bryan Adams Jadi Pesan SBY di Muscab Demokrat NTT
Partai Demokrat NTT melaksanakan Muscab ke-IV. Dok. Istimewa
Jakarta: Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memanaskan mesin partai. Agenda kerja-kerja politik yang dijalankan, yaitu pelaksanaan musyawarah cabang (muscab).

Partai Demokrat NTT melaksanakan Muscab ke-IV secara serentak di seluruh kota/kabupaten yang berlangsung dari 18 hingga 23 Mei 2022. Kegiatan muscab terbagi 3 zona. Zona 1 adalah Kabupaten Alor, Rote, Sabu, Kota Kupang, TTU, TTS, Belu, dan Malaka yang digelar pada 18 Mei di TTS.
Sementara itu, zona 2, yakni seluruh Daratan Sumba digelar pada 20 Mei di  Kabupaten SBD. Sedangkan zona tiga pada 22 Mei di Sika untuk wilayah Mabar, Manggarai, Matim, Ngada Nagekeo, Ende, Sika, Flotim, dan Lembata. Muscab di zona 3 dihadiri secara langsung Wakil Ketua Umum yang juga anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman.

Dalam sambutannya, Benny tidak hanya menjelaskan pentingnya kegiatan muscab sebagai ajang konsolidasi partai yang tertuang dalam AD/ART partai tetapi juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhuyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Pacitan, Jawa Timur, dalam menghadapi Pemilu 2024.

Dijelaskan Benny, SBY berpesan untuk semua kader Partai Demokrat yang disampaikan dalam sebuah lagu Bryan Adam yang berjudul Everything I Do, I Do It For You. Lewat lagu itu, SBY ingin menyampaikan pesan kepada semua kadernya agar total berjuang untuk rakyat.

"Untuk perjuangkan harapan rakyat, untuk selalu dengar, lihat dan rasakan secara lngsung kesulitan rakyat. Para kader hrus sering dengarkan rakyat, meet the people!,” kata Benny dalam keterangan resminya, Minggu, 22 Mei 2022.

Menurut Benny, pesan lagu yang dinyayikan SBY mengandung arti dan makna yang mendalam. Terlebih, alunan yang dinyanyikan Presiden ke-6 RI itu dari sebuah lagu yang begitu terkenal dan fenomenal.

"Everything I Do milik penyanyi asal Kanada Bryan Adams yang begitu fenomenal. Everything I Do. I Do It for You (Segala hal yang aku lakukan. Saya melakukannya untuk Anda). SBY berpesan kepada kader Partai Demokrat untuk kerja keras memenangkan Partai Demokrat Pemilu 2024 dan siap melakukan perubahan dan perbaikan demi rakyat bahagia," kata Benny menirukan apa yang disampaikan SBY.

Benny mengaku berkewajiban menyampaikan pesan itu. Pesan lain bahwa SBY akan bekerja sepenuh tenaga untuk memenangkan Partai Demokrat di 2024. SBY juga berkomitmen mengembalikan kejayaan Partai Demokrat.

"Pesan dari Pacitan yang relevan dan penting di NTT, karena tingkat Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa Bapak Ibu sekalian sebagai garda terdepannya," tegas Benny.

Baca: Muscab, AHY Ingatkan Demokrat Jabar Wajib Juara di Pemilu 2024

Semula Benny tidak terlalu menyimak lagu yang dibawakan SBY, namun setelah disimak ternyata pesan dari lagu itu begitu berarti. "Setelah selesai saya anggap itu pesannya untuk kami. Ini interpretasi saya, Bapak Ketua Majelis Tinggi kita akan all out. Apa pun saya lakukan. Saya lakukan untuk Partai Demokrat,” kata dia.

Dalam kesempatan itu juga, Benny menyoroti target kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2024 mendatang baik tingkat nasional dan NTT. Kata Benny, semua partai politik mempunyai cita-cita untuk jaya dan menang termasuk Partai Demokrat.

“Untuk itu sesuai arahan Ketum AHY kader Partai Demokrat di  NTT barus semangat dalam menjalankan mesin partai. Dari kerja dan semangat itu pula akan terwujud dan tujuan mengembalikan kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat di NTT,” ucap dia.

Benny berharap dengan pelaksanaan muscab serentak dapat menghasilkan kader terbaik untuk kembali membawa kejayaan dan kemenangan Partai Demokrat di pemilu 2024. Tidak ketinggalan harapan paling penting Ketum AHY menjadi pemimpin nasional.

Menurut Benny, perubahan mudah dilakukan jika Partai Demokrat memegang kekuasaan.  Dia meminta para kader tidak boleh takut atau segan-segan menyampaikan keinginannya menang di Pemilu 2024 dan merebut kekuasaan.

Benny juga mendorong para kader menjadi kepala daerah baik tingkat gubernur, wali kota dan bupati. Target lain, yaitu Partai Demokrat di tingkat DPR menang besar pemilu legislatif 15 persen. Menurut dia, bilamana target 15 persen itu setara dengan 90 kursi.

"Tahun 2009, kita mencapai 148 kursi. Lalu waktu itu kita mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi jumlah kursi kita bukan 148 tapi 165. Pencapaian yang paling tinggi. 2014 kita jatuh sisa 61," kata Benny.

Terkait kursi legislatif, Benny berharap ada peningkatan kursi baik tingkat DPR, DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten. NTT diminta menyumbang minimal 2 kursi.

“Kalau bisa mengulang prestasi 2009 kita pernah memperoleh 3 kursi. Dapil NTT 1 ada 1 kursi dan NTT 2 ada 2 kursi. Saya yakin kalau kita sungguh-sungguh 2024 bukan tidak mungkin, prestasi yang pernah kita capai pada tahun 2009 bisa kita dapatkan di tahun 2024,” tegas Benny.

Sedangkan di tingkat provinsi, kata Benny, saat ini jumlah kursi ada 65. Capaian paling tinggi hanya 8 kursi.

"Kalau bisa di 2024 kita menang besar juga di NTT. Meraih kursi DPRD Provinsi, kalau saat ini hanya 4 kalau bisa kenaikannya sampai 60 persen. Targetnya 10 kursi DPRD provinsi. Kalau kita sungguh-sungguh bisa mendapatkan 11 kursi. Dengan catatan 8 dapil kita semua isi. Plus ada 3 dapil yang peluang untuk dapat 2 sangat tinggi,” kata mantan ketua Komisi III DPR ini.

Benny juga memotivasi kader tidak saja mencapai target di legislatif. Tetapi juga di eksekutif dengan merebut Gubernur NTT.

“Kalau tidak nomor 1 ya nomor 2. Pokoknya masuk dalam kekuasaan. Sebab masuk dalam kekuasaan supaya bisa melakuka perubahan. Tapi jangan setelah masuk di dalam bukannya melakukan perubahan malah ikut diubah. Jadi itu target kita di 2024. Dari 91 dapil yang diisi hanya 53. Itupun ada 1 dapil yang dapat 2 yaitu di Belu. Jadi 91 diisi, jangan ada dapil yang seperti Flotim 2019 yang lalu,” ucap dia.

Jika target menang besar ini terpenuhi, kata Benny, maka otomatis kader bisa jadi pimpinan dewan.Bisa menjadi ketua atau wakil ketua. Provinsi juga begitu. Kita baru bisa mencapai posisi wakil ketua DPRD Provinsi. Di beberapa kabupaten sudah ada posisi ketua,” terangnya.

Oleh sebab itu, Benny menegaskan seluruh kader untuk sungguh-sungguh bekerja agar semua dapil terisi. “Agar semua dapil terisi jangan tunjuk caleg asal tunjuk. Asal memenuhi kuota,” ucap Benny.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id