Pembocor Data Penduduk Indonesia Diburu

    Nur Azizah - 22 Mei 2020 11:38 WIB
    Pembocor Data Penduduk Indonesia Diburu
    Menkominfo Jhonny G Plate. Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kebocoran data pribadi 2,3 juta masyarakat Indonesia. Hasil koordinasi itu akan ditindaklanjuti ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mencari pelakunya.

    "Saya sudah berbicara dengan Ketua KPU Mas Arief Budiman dan akan ditindaklanjuti koordinasi antara KPU, Kominfo, dan BSSN, untuk melalukan penyelidikan teknis untuk menjaga perlindungan data, khususnya data pribadi," kata Johnny kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020.

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, terang dia, pemerintah wajib menyerahkan perkiraan data penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih kepada KPU. Keamanan pengiriman, pengolahan, penyimpanan, dan pengungkapan data calon pemilih harus betul-betul diperhatikan.

    "Kemenkominfo sudah berbicara perihal dugaan kebocoran data tersebut. Sebagai tindak lanjut Kominfo, KPU bersama BSSN, akan segera melakukan peningkatan kemananan dan menelurusi penyebab kejadian ini," ujar Johnny.

    Baca: Data Rahasia 200 Juta Penduduk Indonesia Berpotensi Bocor

    Sebuah akun Twitter spesialis pengawasan dan perlindungan data mengungkap data 2,3 juta penduduk Indonesia bocor di dunia maya. Akun @underthebreach mengungkap seseorang telah membagikan data mentah berisi nama, alat, NIK, dan nomor KK tersebut di sebuah forum.

    "Aktor membocorkan informasi 2,3 juta warga negara Indonesia," tulis akun @underthebreach itu, Kamis malam, 21 Mei 2020.

    Data tersebut diduga milik KPU karena kop surat data bertuliskan daftar pemilih tetap untuk Pemilihan Umum 2014. Berdasarkan pengakuan akun pembocor data tersebut, data sangat berguna untuk kebutuhan pendaftaran nomor telepon atau kebutuhan lain yang memakai NIK dan nomor KK.

    "Aktor mengklaim akan membocorkan 200 juta data penduduk lain dalam waktu dekat," lanjut akun @underthebreach tersebut.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id