Nasib WNI Eks ISIS Dinilai Bukan Urusan Negara

    Candra Yuri Nuralam - 11 Februari 2020 09:05 WIB
    Nasib WNI Eks ISIS Dinilai Bukan Urusan Negara
    Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP
    Jakarta: Nasib Warga Negara Indonesia (WNI) eks kombatan ISIS dinilai bukan lagi urusan negara. Mereka seharusnya menjadi tanggung jawab Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    "Secara hukum internasional ditelusuri aja, itu kan masih bisa debateable, kalau dia statusnya pengungsi berarti yang ngurus ya PBB, UNHCR," kata Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 10 Februari 2020.

    Masinton meminta pemerintah tegas dengan menolak pemulangan eks ISIS. Hal itu juga dilakukan negara-negara lain.

    "Kita juga harus belajar dari negara negara lain yang memperlakukan eks orang-orang yang tergabung dalam organisasi teroris seperti ISIS itu tadi," ujar dia.

    Nasib WNI Eks ISIS Dinilai Bukan Urusan Negara
    Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu (tengah). Foto: MI/Susanto

    Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah melupakan isu WNI eks ISIS. Pemerintah dinilai tak lagi punya kepentingan buat memulangkan eks ISIS.

    "Saya mempertanyakan urgensinya tadi. Negara harus jeli dan teliti," tutur dia.

    Menurut dia, pemerintah seharusnya lebih mementingkan permasalahan di dalam negeri ketimbang memulangkan eks ISIS. Dia menegaskan pemulangan eks simpatisan kelompok teroris global terlalu berisiko bagi keamanan negara.

    "Jangan sampai negara kecolongan. Karena ini persoalan keyakinan ideologi politik ya, bukan keyakinan dalam perspektif religi. Saya bicara dalam aspek keyakinan ideologi politik bukan religi," pungkas dia.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id