4 Syarat Utama Calon Kapolri Versi IPW

    Siti Yona Hukmana - 16 November 2020 10:05 WIB
    4 Syarat Utama Calon Kapolri Versi IPW
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Bursa bakal calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis disorot banyak pihak, salah satunya Indonesia Police Watch (IPW). IPW bahkan menyuguhkan empat syarat utama dalam memilih calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo.

    "Pertama, calon tersebut pernah menjadi Kapolda di Jawa atau di daerah rawan agar instingnya dalam mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mumpuni, dan keamanan Indonesia tetap prima," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane melalui keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.

    Kedua, harus paham dengan manajemen dan organisasi Polri secara utuh. Menurut Neta, persoalan besar Polri saat ini ialah penumpukan personel di jajaran tengah dan atas, mulai dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Komisaris Besar (Kombes) hingga jenderal yang 'menganggur' dan tidak jelas kerjanya.

    "Penumpukan ini membuat anggaran Polri habis tersedot untuk fasilitas para Kombes dan jenderal tersebut. Pemberian pangkat jenderal jangan hanya karena perkawanan tapi harus berorientasi pada kebutuhan Polri," ujar Neta.

    Syarat ketiga, harus memahami kebutuhan fasilitas, sarana, dan prasarana Polri. Sehingga, kata dia, proyek-proyek pengadaan di Polri tepat guna dan tepat sasaran bagi kepentingan kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

    "Orang-orang baru yang tidak mengerti tentang kepolisian jangan menangani proyek-proyek pengadaan di Polri. Jangan hanya gara-gara kenal dengan Kapolri kemudian diberi proyek pengadaan sehingga proyek tersebut tidak bermanfaat bagi kepentingan Polri," tutur dia.

    Syarat keempat, figur calon Kapolri harus paham mengenai sistem karir untuk mengembangkan tugas profesional kepolisian. Tujuannya, kata Neta, jangan sampai ada seorang pejabat kepolisian yang bertahun-tahun bertugas di satu tempat.

    "Seperti Kapolda Bali (Irjen Petrus Golose) yang sudah menjabat hampir lima tahun dan tak kunjung dimutasi," kata Neta.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id