Populer Nasional: DPP GAMKI Geram Dicatut Hingga Borok Inisiator KLB

    Yogi Bayu Aji - 05 Maret 2021 07:43 WIB
    Populer Nasional: DPP GAMKI Geram Dicatut Hingga Borok Inisiator KLB
    Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: MI



    Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengaku dicatut dalam polemik kegiatan eks kader Demokrat dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut). GAMKI menegaskan tidak ikut-ikutan dalam kegiatan itu.
     
    "Kami tegaskan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) GAMKI Sumut maupun DPC (Dewan Pimpinan Cabang) se-Sumut tidak pernah melaksanakan kegiatan ataupun pertemuan apa pun di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, pada 4-6 Maret 2021," tulis rilis yang ditandatangani Ketua Umum GAMKI Willem Wandik, Kamis, 4 Februari 2021.
     
    GAMKI tidak akan tinggal diam terhadap pencatutan tersebut. Tim pencari fakta dibentuk mengungkap oknum yang menyeret GAMKI dalam polemik tersebut.

    "Siapa pun orang yang terbukti mengaitkan GAMKI dalam urusan internal organisasi lain, kami dari DPP GAMKI akan melakukan langkah organisasi atau hukum lainnya secara tegas dan terukur," ucap dia.






    Pernyataan keras dari GAMKI menjadi berita terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id. Selain itu, pembaca juga menyoroti kabar Partai Demokrat mengendus kegiatan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GKPD) di Sumut. 

    "Kami menemukan bukti tiket yang jatuh di bandara," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter @Andiarief_, Kamis, 4 Maret 2021.

    Dalam foto manifes pesawat yang diunggah Arief, Moeldoko tercatat berada di nomor 1 daftar penumpang. Namun, tidak terlihat jelas maskapai yang digunakan dan waktu keberangkatan.

    Dalam cuitannya, Andi menyindir perjalanan Moeldoko ke Sumut. Dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengetahui perjalanan pembantunya ke Sumut dalam rangka mengambil alih kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat.
     
    "Demikian juga Pak Prof @mohmahfudmd (Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD) dan Pak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo)," ujar dia.

    Artikel terkait loyalis eks mantan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jansen Sitindaon, membongkar borok inisiator kongres luar biasa (KLB) juga banyak dibaca warganet. Pendukung KLB dianggap lupa diri.
     
    "Beda hal jika kalian yang tiap hari gantian konpres ingin KLB ini adalah orang-orang yang karya dan kerja-kerja politiknya sangat spektakuler dan luar biasa. Tahu sama tahu rata-rata air saja kita semua ini. Tanpa Pak SBY tak akan jadi apa-apa! Sekarang sok paling benar, pintar, dan jago saja kalian. Sadarlah!" tulis Jansen di Twitter, Kamis, 4 Maret 2021. 

    Jansen optimistis KLB akan ditolak pengurus-pengurus di akar rumput. Dia mengatakan kalau para pendana kegiatan itu telah tertipu dengan rencana orang-orang yang menginginkan KLB. 

    "Tak ada kepantasan kalian bicara penyelamatan partai. Keadaan @PDemokrat saat ini baik saja malah kelakuan kalian ini yang merusaknya!" beber Jansen. 

    Berita soal polemik di Partai Demokrat bakal selalu diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan informasi terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id