KPU Diminta Susun Alternatif Jadwal Pemilu Selain Februari 2024

    Fachri Audhia Hafiez - 01 Juni 2021 11:02 WIB
    KPU Diminta Susun Alternatif Jadwal Pemilu Selain Februari 2024
    Ilustrasi pilkada. Medcom.id



    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta membuat skenario jadwal pemilihan umum (pemilu) alternatif. KPU mengusulkan pelaksanaan pesta demokrasi itu dipercepat dari 21 April 2024 menjadi 21 Februari 2024.

    "Saya minta kepada KPU jangan skenario itu hanya di bulan Februari. Lihat alternatif lain, paling tidak dua alternatif," kata anggota Komisi II Guspardi Gaus kepada Medcom.id, Selasa, 1 Juni 2021.

     



    Guspardi mengatakan usulan KPU sudah dikemukakan pada rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup di DPR pada Senin, 24 Mei 2021. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga mengusulkan jadwal pelaksanaan pemilu.

    Kemendagri mengusulkan pemilu digelar Maret 2024. Pertimbangannya menyangkut soal anggaran serta kondisi cuaca.

    (Baca: KPU Ingin Pemilu Digelar April 2024, Pilkada November)

    "Februari musim hujan, partisipasi pemilih (dikhawatirkan) berkurang. Kemudian tempat pemungutan suara (TPS) kan enggak semua bangunan permanen," ujar Guspardi.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai tidak masalah pelaksanaan pemilu tak berlangsung pada 21 April 2024. Namun, skenario pelaksanaan mesti digodok matang supaya tak berbenturan dengan jadwal pemilihan lainnya.

    Terlebih, bakal berlangsung pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diusulkan 20 November 2024. Belum lagi potensi dua putaran pemilu, gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), dan pemungutan suara ulang. Semua potensi itu bakal menguras waktu.

    "Kita akan membahas waktu yang tepat, tentu perlu masukan saran dari berbagai elemen," ucap Guspardi.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id