comscore

Anggota Forum Kerja Sama Media Mitra ASEAN Diminta Makin Kompak

Candra Yuri Nuralam - 15 Juli 2021 11:06 WIB
Anggota Forum Kerja Sama Media Mitra ASEAN Diminta Makin Kompak
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Forum kerja sama media mitra ASEAN sudah 30 tahun terbentuk. Anggota forum tersebut diminta makin kompak dalam bertukar informasi ke depannya.

"CCTV dan kantor berita video internasionalnya selalu menjadi mitra media terpercaya kami," kata Menteri Penerangan Kantor Kepresidenan Filipina Martial Andanal melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Juli 2021.
Martial juga meminta kerja sama antarmedia di wilayah ASEAN tetap berjalan. Pasalnya, kerja sama itu bisa membangun hubungan antarnegara yang lebih harmonis.

"Negara-negara yang berpartisipasi membangun saluran yang lebih beragam untuk memperdalam saling pengertian dan mempromosikan kerja sama media," ujar Martial.

Martial mengatakan kerja sama ini juga bisa mempromosikan negara masing-masing. Dengan begitu, bakal ada timbal balik yang didapatkan dalam kerja sama tersebut.

"Sehingga kita dapat mempromosikan pembangunan regional secara terpadu dan teratur," tutur Martial.

Sementara itu, Presiden and Editor in Chief China Media Grup (CMG) Shen Haixiong meminta seluruh media yang menjadi anggota forum kerja sama media mitra ASEAN menyebarkan pesan damai dalam pemberitaan di negaranya masing-masing. Menurut dia, penyebaran pesan damai dapat meredam situasi pandemi covid-19 yang mengganas di seluruh dunia.

"Kami telah menuai kemakmuran dan buah, dan hubungan menjadi lebih matang dan stabil. Sebagai bagian penting dalam mempromosikan stabilitas dan hubungan jangka panjang antara kedua belah pihak, media telah memainkan peran penting dan tak tergantikan," ujar Shen.

Shen juga meminta para media yang menjadi anggota forum ini memberitakan beberapa kisah di Tiongkok. Utamanya soal berita baik tentang pertukaran dan kerja sama Tiongkok-ASEAN.

Forum itu juga menyepakati deklarasi bersama tentang penguatan relasi. Deklarasi itu menunjukkan perubahan besar pemberitaan dunia yang sudah terlihat dalam satu abad terakhir.

Acara forum kerja sama media mitra ASEAN dihadiri perwakilan 33 media dari 15 negara secara daring. Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun yang hadir dalam acara itu sempat menceritakan kondisi Indonesia saat melawan pandemi.

"Sekarang kita kesulitan memerangi pandemi covid-19 tapi di waktu yang sama kita memerangi informasi yang salah atau hoaks," kata Don Bosco.

Don Bosco mengatakan Indonesia sedang menjadi pusat penularan covid-19. Penyebaran hoaks tentang covid-19 juga makin menjamur.

Menurut dia, ada lebih dari dua ribu hoaks yang beredar sejak awal pandemi hingga April 2021. Kebanyakan berita bohong itu terkait vaksinasi.

Baca: Don Bosco: Indonesia Berperang Melawan Hoaks dan Pandemi
 
Hoaks membuat sebagian masyarakat tidak percaya dengan penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah. Keadaan itu membuat penanganan pandemi di Indonesia makin ruwet.
 
"Berita palsu ini viral ke seluruh Indonesia melalui grup medsos (media sosial), grup politik, atau individual bikin beberapa tulisan di medsos dan tidak percaya covid-19, membahayakan," ujar Don Bosco.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id