comscore

Keluar dari Parpol tak Jamin Hakim Konstitusi Independen

Arga sumantri - 27 Desember 2016 20:42 WIB
Keluar dari Parpol tak Jamin Hakim Konstitusi Independen
Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: MI/Immanuel Antonius
medcom.id, Jakarta: Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Ferry Amsari mengatakan, partai politik sebaiknya menghindari menitipkan figur di Mahkamah Konstitusi. Kata dia, keluar dari partai politik tak menjamin seorang hakim konstitusi independen.

Ferry menjelaskan, ada beberapa hakim konstitusi yang berkecimpung di partai politik sebelum menjabat sebagai hakim kosntitusi. Hal ini, kata dia, tak diperbolehkan.
"Karena mereka jadi wasit kan, bagaimana dia akan memutus adil ketika partainya dulu berperkara di MK," kata Ferry dalam diskusi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

Hakim konstitusi akan kesulitan memutus perkara yang melibatkan partai politiknya dulu. Ferry mencontohkan, keputusan seorang hakim konstitusi akan dipertanyakan jika dia memenangkan perkara yang diajukan bekas partai politiknya.

Sementara, jika ia mengalahkan perkara itu, publik akan bicara lain. Hal ini, kata dia, menyebabkan tingkat kepercayaan terhadap sosok hakim konstitusi dipertanyakan.

Ferry merasa, keluar dari partai politik seketika dipilih sebagai hakim konstitusi tak menjamin independensi hakim. Kata dia, hubungan secara formal memang terputus, tapi siapa bisa menjamin hubungan emosional.

"Nah di MK untuk mempertimbangkan kedekatan emosional, bukan kedekatan formil, itu dilindungi," kata dia.

Ferry tak menutup kemungkinan bekas figur yang berkecimpungan di partai politik jadi hakim MK. Kata dia, figur itu harus keluar setidaknya lima tahun dari partai politik itu.

"Bisa dipercaya bahwa relasinya dengan partai itu sudah terputus, misal lima tahun, kalau ada yang agak radikal itu sepuluh tahun," kata dia.


(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id