Bappenas Bantah Lokasi Ibu Kota Baru Kebanjiran

    Nur Azizah - 19 Februari 2020 13:54 WIB
    Bappenas Bantah Lokasi Ibu Kota Baru Kebanjiran
    Desain Nagara Rimba Nusa menjadi pemenang pertama sayembara desain ibu kota negara baru. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa membantah ibu kota baru negara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur kebanjiran. Suharso menegaskan pemerintah telah memperhitungkan sejumlah hal. 

    "Enggak, enggak (banjir) tapi memang daerah landai air itu. Kita sudah perhitungkan. (Banjir) enggak persis di tempat itu," kata Suharso di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Februari 2020.

    Bappenas Bantah Lokasi Ibu Kota Baru Kebanjiran
    Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam 

    Suharso menjelaskan pihaknya sudah memiliki kajian lokasi ibu kota baru. Bappenas juga sudah memiliki peta banjir 50 tahun hingga 100 tahun terakhir.

    "Kita tahu persis keadaan di sana," kata dia.

    Desa Bukit Subur Kecamatan Penajam Paser utara, Kalimantan Timur dilanda banjir sejak Senin, 17 Februari 2020. Sebanyak 379 jiwa di ibu kota baru itu terdampak.
     
    Kepala Desa Bukit Subur, Asep Andreawan, mengatakan air meluap dari Sungai Riko dan masuk ke permukiman sejak Selasa, 18 Februari 2020. Ketinggian banjir sempat mencapai satu meter.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id