Megawati: Tak Mudah Menjadi Dewan Pembina Pancasila

Fachri Audhia Hafiez - 10 Januari 2019 15:17 wib
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. - Foto:
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Megawati Soekarnoputri mengakui posisinya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tak mudah. Rasa Pancasila dalam diri seseorang yang memudar jadi kendala.
 
"Setelah saya ditugasi Bapak (Presiden Joko Widodo) yaitu di BPIP sebagai ketua dewan pengarah, saya merasakan begitu sulitnya kita mempunyai 'rasa roso' Pancasila dalam sanubari kita," kata Megawati saat memberi sambutan pada Rakornas PDI Perjuangan di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Kamis, 10 Januari 2019.
 
Ketua Umum PDI Perjuangan ini mengatakan, ideologi Pancasila dijadikan pedoman serta penuntun kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi juga perlu dijadikan pedoman dalam berpolitik, agar melahirkan kader yang mumpuni.

Baca: Pancasila Pemersatu Hingga Akhir Zaman

"Ideologi bukan untuk mengumpulkan mahir memanipulasi. Ideologi melahirkan massa yang sadar akan tanggung jawabnya, terhadap tanggung jawab nasional. Saya ingin partai ini (PDI Perjuangan) melahirkan politikus berkarakter sehingga tak tersesat dan menyesatkan rakyat," ujar Megawati.
 
Untuk mewujudkan itu, kata Megawati, perlu membumikan Pancasila. Sesuai dengan tema Rakornas dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 PDI Perjuangan yang bertajuk 'Persatuan Indonesia Membumikan Pancasila' .
 
"Membumikan dalam politik pembangunan yang menyangkut aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Megawati.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.