Hutan Rakyat Pulang Pisau akan Dijadikan Percontohan Internasional

    Antara - 08 Mei 2019 13:37 WIB
    Hutan Rakyat Pulang Pisau akan Dijadikan Percontohan Internasional
    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (kedua kiri) meninjau lokasi Perhutanan Sosial Hutan Wisata Punti Kayu Palembang,Rabu (21/11/2018). ANT/Feny Selly.
    Pulang Pisau: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya Bakar ingin hutan rakyat di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menjadi yang terbaik. Hutan rakyat yang didominasi tanaman sengon itu akan jadi percontohan internasional.

    "Hutan yang berada di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir ini akan kami jadikan sebagai yang terbaik," kata Siti saat bertemu kelompok tani di Pulang Pisau, Rabu, 8 Mei 2019.

    Siti menceritakan pola pengelolaan hutan rakyat di Amerika Serikat. Pemerintah Amerika Serikat, kata dia, tak lagi mendampingi saat hutan diserahkan ke masyarakat. Hal ini berbeda dengan pengelolaan hutan rakyat di Indonesia.

    Ia berharap pengelolaan hutan serupa ini menuai sukses. "Hal inilah yang akan kita sukseskan bersama-sama, sehingga konsep pengelolaan seperti ini dapat menjadi contoh di tingkat internasional," kata politikus NasDem itu.  

    Siti mengatakan perlu kerja sama antara kementeraian, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten untuk mewujudkan rencana itu. Ia meminta pemerintah hingga tingkat terendah menyamakan persepsi terkait masalah ini.

    Dampak positif akan didapatkan jika hutan rakyat tersebut berhasil jadi contoh internasional. Salah satunya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Baca: Menteri LHK Tinjau Kebun Sengon di Pulang Pisau

    Siti menegaskan pihaknya juga secara berkala mengikuti perkembangan serta pergerakan harga mulai dari tingkat petani hingga tingkatan lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengontrol harga jual kayu sehingga tidak merugikan masyarakat.

    "Pengusaha tidak diperbolehkan menentukan harga seenaknya, maka dari itu disinilah peran dan keterlibatan pemerintah guna mencegah hal itu terjadi," jelasnya.

    Pemerintah juga akan membantu para petani melalui sistem kredit usaha rakyat yang akan disalurkan melalui perbankan. Pemberian kredit kepada petani disertai dengan plafon agar dana yang disalurkan efektif dan efisien.

    Ia juga memerintahkan stafnya untuk menyiapkan tenaga teknis sebagai penghubung petani kepada berbagai pihak terkait, baik perusahaan maupun pemerintah. Hingga nantinya kayu hasil hutan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak ada yang terbuang.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id