Gerindra Usulkan Presidential Threshold 20 Persen Diturunkan

    Anggi Tondi Martaon - 04 November 2021 10:55 WIB
    Gerindra Usulkan <i>Presidential Threshold</i> 20 Persen Diturunkan
    Ilustrasi pemilu/Medcom.id.



    Jakarta: Partai Gerindra mengusulkan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) diturunkan. Menurut Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), presidential threshold (PT) saat ini 20 persen suara nasional yang diperoleh partai pada pemilihan legislatif (pileg). 

    "Menurut pendapat kami (Gerindra) kalau ada yang mendorong kembali tentang (PT) 20 persen menjadi suatu keharusan (diturunkan)," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Ferry Juliantono dalam program Hot Room Metro TV, Kamis, 4 November 2021.

     



    Dia menilai banyak kerugian PT sebesar 20 persen. Di antaranya, menghambat hak warga negara untuk dipilih.

    Baca: Gerindra Wacanakan Menduetkan Prabowo dengan Puan

    Kemudian, memaksa partai-partai harus menjalin koalisi. Sebab, tidak semua partai yang lolos ke parlemen bisa mengajukan calon.

    Merujuk hasil Pemilu 2019, hanya PDI Perjuangan yang bisa mengajukan calon tanpa harus berkoalisi. Sebab, perolehan suara delapan partai lainnya di bawah 20 persen.

    "Sebelum bicara poros, 20 persen ini sebenarnya menjadi masalah biang kerok, sehingga yang kita bicarakan ini (koalisi) enggak ketemu-ketemu di presidential threshold 20 persen," ungkap dia.

    Manfaat buruk lainnya, berpotensi menimbulkan praktik politik uang. Sebab, muncul potensi sosok yang ingin maju harus memberikan sejumlah uang jika ingin diusung sebagai capres.

    "Karena 20 persen tingkat ketergantungan kepada partai pengusung itu menjadi penting, adalah faktor uang di situ maka disebut masyarakat mahar. Mahar ini mewarnai," ujar Ferry.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id