Pembentukan Kementerian Investasi Dinilai Berhubungan dengan Ibu Kota Baru

    Theofilus Ifan Sucipto - 17 April 2021 06:07 WIB
    Pembentukan Kementerian Investasi Dinilai Berhubungan dengan Ibu Kota Baru
    Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo menilai pembentukan Kementerian Investasi berhubungan dengan pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Pasalnya, eksekusi wacana itu butuh biaya yang sangat besar.

    “Menurut kami Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mendatangkan investasi besar untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan ibu kota baru,” kata Ari dalam diskusi virtual, Jumat, 16 April 2021.






    Ari menyebut pembentukan Kementerian Investasi sempat muncul di awal pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin, namun tertunda. Dia menduga Jokowi mendengar banyak masukan terkait rencana itu. Belakangan, urusan investasi digabung ke Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman.

    “Apalagi pandemi covid-19 membuat pemerintah harus bergerak cepat mengumpulkan dana untuk menggerakkan ekonomi kembali,” ujar dia.

    (Baca: Reshuffle Kabinet, Bahlil Diramal Pimpin Kementerian Investasi)

    Namun, Ari enggan mengkritisi efektivitas pembentukan Kementerian Investasi karena belum sah terbentuk. Dia mengusulkan calon kementerian anyar itu bersinergi dengan kementerian/lembaga lain.

    “Terutama juga soal pengawasannya,” tegas Ari.

    Pemerintah belum secara rinci menjelaskan mengenai pembentukan Kementerian Investasi. Berdasarkan informasi, kementerian ini akan menggantikan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Artinya BKPM bakal naik level ke tingkat kementerian yang secara fungsi dan kewenangan lebih besar.   

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id