Kemensos Susun Skenario Pengungsi Bencana di Tengah Pandemi

    Nur Azizah - 13 Oktober 2020 13:55 WIB
    Kemensos Susun Skenario Pengungsi Bencana di Tengah Pandemi
    Menteri Sosial Juliari Batubara. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
    Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan skenario evakuasi korban bencana di tengah pandemi covid-19. Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan penanganan korban bencana pada 2020 tak bisa memakai skema lama.

    "Kalau saat normal mungkin dalam tenda bisa puluhan orang, bahkan kadang bisa ratusan. Tentunya kami akan lihat kondisi di lapangan," kata Juliari usai rapat terbatas Antisipasi Bencana Hidrometeorologi secara virtual, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Juliari mengatakan pengungsi di dalam tenda akan dipangkas sesuai kapasitas. Selain itu, Kemensos akan menyediakan masker dan alat pelindung diri lain agar tidak terjadi klaster baru di lokasi pengungsian.

    "Kami juga kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, apakah mungkin di lokasi pengungsian dilakukan rapid test atau swab. Ini akan kami konsultasikan," ujarnya.

    Baca: Dampak La Nina, Curah Hujan di Sejumlah Wilayah Bakal Tak Wajar

    Kemensos telah menyiagakan 39 ribu relawan untuk mengantisipasi bencana saat La Nina. Selain itu, logistik untuk pengungsi sudah disimpan di tiga gudang milik Kemensos.

    "Instruksi Presiden (Joko Widodo) sangat jelas. Apabila bencana datang, kita harus segera distribusikan bantuan-bantuan tersebut," ungkapnya.

    Kemensos bekerja sama dengan komunitas tanggap darurat untuk meminimalisasi dampak dan mempercepat penanganan bencana. Sejumlah program seperti kampung siaga bencana dan komunitas tanggap bencana dapat menjadi modal penanganan bencana di musim penghujan tahun ini.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id