Data Masih Jadi Masalah dalam Implementasi Program Penanganan Pandemi

    Anggi Tondi Martaon - 10 April 2021 15:45 WIB
    Data Masih Jadi Masalah dalam Implementasi Program Penanganan Pandemi
    Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai data menjadi salah satu kendala utama implementasi kebijakan penanganan pandemi covid-19. Terutama, penerapan program jaring pengaman sosial.

    "Setiap pemberian bantuan selalu dianggap tidak tepat sasaran atau yang menerima dobel," kata Masinton dalam diskusi virtual, Sabtu, 10 April 2021.






    Anggota Komisi XI itu menyebut sistem satu data belum terwujud. Hal itu terlihat dari perbedaan data yang dimiliki pemerintah pusat dan daerah saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

    "Bantuan ke masyarakat, baik itu dari pusat ke daerah itu belum terkoneksi dalam satu data," ungkap dia.

    (Baca: Pemerintah Perlu Digitalisasi Penyaluran Bansos)

    Dia meminta problem data segera diselesaikan. Pemerintah, terutama daerah diminta proaktif membarui data di tengah masyarakat.

    Masinton mengusulkan pembaruan data dilakukan setiap triwulan atau semester. Sehingga, program bantuan bisa dieksekusi dengan baik.

    "Sehingga, ketika ada persoalan dan bencana bantuan itu bisa tepat sasaran," ujar dia.

    Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menemukan 51,3 persen responden menilai penyaluran program bantuan langsung tunai (BLT) tidak tepat sasaran. "Hanya 29,9 persen tepat sasaran," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dalam diskusi virtual, Sabtu, 10 April 2021.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id