Kurangi Angka PHK, Gugus Tugas Berencana Izinkan Usia Produktif Bekerja

    Nur Azizah - 11 Mei 2020 18:40 WIB
    Kurangi Angka PHK, Gugus Tugas Berencana Izinkan Usia Produktif Bekerja
    Kepala BNPB Doni Monardo. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta warga berusia kurang dari 45 tahun diberikan ruang untuk bekerja. Hal ini untuk menekan tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi covid-19.

    "Bapak Presiden (Joko Widodo) telah menugaskan kepala gugus tugas untuk menyusun skenario yang berhubungan dengan upaya yang berhubungan keseimbangan. Kita tetap menjaga masyarakat untuk tidak terpapar virus korona, tetapi juga kita harus berjuang secara keras agar masyarakat tidak terpapar PHK," kata Doni di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin, 11 Mei 2020.

    Doni menyampaikan kelompok rentan terkena covid-19 berkisar pada usia 60 tahun ke atas. Kelompok usia ini juga memiliki risiko kematian sebesar 45 persen.

    "Kemudian kelompok usia 46 tahun sampai dengan 59 tahun yang memiliki penyakit penyerta atau komorbit antara lain hipertensi, diabet, jantung, penyakit paru obstrasi kronis yang biasanya karena kebiasaan merokok juga rentan terkena korona," ujarnya.

    Kepala BNPB ini menyampaikan kelompok usia 46 tahun ke atas memiliki risiko kematian hingga 40 persen. Adapun kelompok usia kurang dari 45 tahun memiliki mobilitas yang tinggi.

    "Rata-rata kalau toh mereka terpapar, mereka belum tentu sakit. Mereka tidak ada gejala. Kelompok ini tentunya kita berikan ruang untuk bisa beraktivitas lebih banyak lagi, sehingga potensi terkapar karena PHK akan bisa kita kurangi," ujarnya.

    Baca: 50.891 Pekerja di DKI Terkena PHK

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 1,94 juta pekerja baik di sektor formal maupun informal dirumahkan dan terkena PHK. Kemudian, ada 114.340 perusahaan yang terdampak covid-19.

    Dilansir dari data Kemenaker, Sabtu, 18 April 2020, pekerja/buruh di sektor informal yang di-PHK sebanyak 229.789 dan 1.270.367 lainnya dirumahkan sehingga total 1.500.156 pekerja/buruh. Para pekerja/buruh yang di-PHK maupun dirumahkan ini berasal dari 83.546 perusahaan. Di sektor informal, ada 30.794 perusahaan dan 443.760 pekerja/buruh yang terdampak covid-19.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id