Big Data Dukcapil Bantu Cegah Tindak Kriminal

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 Juli 2020 20:19 WIB
    Big Data Dukcapil Bantu Cegah Tindak Kriminal
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Big Data milik Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disebut membantu pencegahan tindak kriminal. Seluruh data tersimpan dalam satu sistem.

    “Ini jadi sarana pencegahan kriminal dan profiling penduduk Indonesia,” kata Direktur Jenderal  Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 16 Juli 2020.

    Zudan menjelaskan Dukcapil Kemendagri tengah memperbarui dan mengembangkan sistem teranyar. Nantinya, penduduk Indonesia hanya memiliki satu identitas berupa nomor induk kependudukan (NIK).

    NIK tersebut, terang Zudan, berisi informasi dan rekam jejak penduduk. Baik data diri, prestasi, riwayat kasus hukum.

    “Sistem ini untuk pencegahan kriminal agar penduduk tidak mengubah identitas dan melakukan kejahatan baru,” ujar Zudan.

    Baca: Kemendagri: Pembuatan KTP-el Kurang dari 1 Jam
     
    Zudan menyebut sistem ini nantinya akan menggandeng kementerian dan lembaga terkait. Sehingga warga yang hendak melakukan kejahatan atau menyimpan hasil kejahatan di bank akan terblokir.

    Selain itu, lanjut Zudan, NIK berfungsi untuk profiling seseorang. Dia mencontohkan data seorang penduduk yang statusnya menganggur namun banyak aset.

    “Profilingnya tidak cocok sehingga bisa dilakukan pelacakan,” ucap dia.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id