Masyarakat Diminta Tak Salah Menafsirkan Penceramah Bersertifikat

    Media Indonesia - 08 September 2020 09:49 WIB
    Masyarakat Diminta Tak Salah Menafsirkan Penceramah Bersertifikat
    Ilustrasi penceramah. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Masyarakat diminta tak salah menafsirkan rencana Kementerian Agama (Kemenag) menjalankan program dai dan penceramah bersertifikat. Program tersebut bersifat sukarela dan tak berdampak bagi penceramah tak bersertifikat.

    "Karena (salah tafsir) dapat menimbulkan salah paham yang berujung pada polemik yang tidak produktif, " kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi melalui keterangan tertulis, Selasa, 8 September 2020.

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu menyebut program penceramah bersertifikat merupakan program yang sudah sering dilakukan ormas-ormas Islam atau lembaga keagamaan lain. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kualitas dai dan penceramah seluruh agama.

    "Seorang dai dan penceramah agama, misalnya, perlu dibekali ilmu psikologi massa, public speaking, metode ceramah sesuai dengan perkembangan zaman, dan juga pemahaman Islam wasathiyah atau moderasi beragama, serta pemahaman wawasan kebangsaan, " terang Zainut.

    Baca: Kemenag: Bukan Sertifikasi, Tapi Penceramah Bersertifikat

    Kemenag bekerja sama dengan majelis dan ormas keagamaan, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. Kemenag juga melibatkan Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi/Permabudhi), Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), dan ormas keagamaan lain.

    Kemenag bertindak sebagai fasilator dan pendampingan program dengan anggaran stimulan, tenaga, dan instrumen lain yang dapat mendorong lahirnya partisipasi masyarakat. Kemenag berharap bersinergi lebih jauh dengan ormas agama yang ada di Indonesia.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id