Bawaslu: Andi Arief Harus Bertanggung Jawab atas Cuitannya

    Whisnu Mardiansyah - 25 Agustus 2018 06:23 WIB
    Bawaslu: Andi Arief Harus Bertanggung Jawab atas Cuitannya
    Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (tengah). Foto: Antara/Muhammad Adimaja.
    Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan meminta politikus Partai Demokrat Andi Arief berani bertanggung jawab atas cuitannya terkait dugaan mahar politik Sandiaga Uno. Pasalnya, cuitannya itu sudah kadung tersebar ke publik dan menimbulkan spekulasi. 

    "Kami harapkan sebagai tangung jawab ketika menyampaikan," kata Abhan di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Agustus 2018. 

    Baca juga: Ketua Bawaslu: Andi Arief Harus Jelaskan soal Mahar dan Ancaman

    Menurut Abhan, kasus dugaan Andi Arief tak bisa ditutup begitu saja. Meski partai-partai terkait seperi Demokrat dan Gerindra bersepakat tak melanjutkan kasus ini. 

    "Keterangan Andi Arief sangat kami butuhkan. Ada kepastian. Beliau yang publish ke publik sekarang kita minta penjelasan lebih detail," jelasnya.

    Bawaslu mengimbau Andi Arief memenuhi panggilan Bawaslu yang keempat kalinya pada Senin, 27 Agustus mendatang. Meski begitu, panggilan Bawaslu tak bersifat memaksa. 

    "Yang jelas kami tidak punya upaya paksa kepada pihak yang kami undang," ujarnya. 

    Baca juga: Gerindra Minta Bawaslu tak Paksakan Pemeriksaan Andi Arief

    Bawaslu tidak bisa memenuhi permintaan Andi Arief terhadap tiga opsi pemeriksaan. Pertama melalui video call, keterangan tertulis, dan pemeriksaan dilakukan di Bawaslu Provinsi Lampung tempat Andi Arief kini berada. 

    "Kami kira karena diundang di Bawaslu RI ya di Bawaslu RI. Kalau video call bisa trouble," pungkasnya. 



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id