comscore

Yenny Wahid: Buya Syafii Sering Rindu Gus Dur, Merasa Kesepian Tegakkan Toleransi

Medcom - 27 Mei 2022 15:24 WIB
Yenny Wahid: Buya Syafii Sering Rindu Gus Dur, Merasa Kesepian Tegakkan Toleransi
Momen kebersamaan Buya Syafii (kiri) dan Gus Dur. Foto: Instagram Yenny Wahid
Jakarta: Yenny Wahid, putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menceritakan momen Ahmad Syafii Maarif sedang dalam titik terendah. Salah satunya saat Buya Syafii merasa kesepian saat ditinggal mendiang ayahnya.

Dalam unggahannya di media sosial Instagram, Yenny mengatakan bahwa Buya Syafii dan Gus Dur adalah dua tokoh yang berjasa mendekatkan hubungan antara Muhamadiyah dan NU. Kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini sempat kurang harmonis karena perbedaan posisi politik maupun persoalan amaliyah keagamaan.
"Persamaan visi kebangsaan, serta kerapnya pertemuan di antara mereka berdua, membuat hubungan antara kedua lembaga menjadi mesra," kata Yenny.

Baca: Buya Syafii Disebut Menginspirasi Aktivis Antikorupsi

Dia melanjutkan, baik Gus Dur maupun Buya Syafii lebih setuju dengan Islam sebagai inspirasi kehidupan umat dan masyarakat. Keduanya sepakat bahwa hukum Islam tidak perlu diformalkan sebagai hukum negara karena bisa terjadi diskriminasi terhadap warga negara non-Muslim.

"Buya Syafii mengaku sering rindu Gus Dur, apalagi ketika beliau merasa kesepian dalam berjuang menegakkan toleransi di Indonesia," kata Yenny.

Dia menggarisbawahi bahwa Buya Syafii adalah tokoh yang independen dan berani mengutarakan kritikan beliau, bahkan kepada para pejabat negara.

"Terakhir kami berdiskusi lewat Whatsapp, kami banyak bertukar pikiran mengenai nasib Garuda. Ya, beliau punya kepedulian atas berbagai isu di masyarakat."

Baca: Haedar Nashir Jelaskan Saat-saat Terakhir Bersama Buya Syafii

Yenny menyebutkan Buya Syafii merupakan sosok yang sederhana. Ke mana-mana naik sepeda dan vespa. Tapi, Buya disebut kaya dalam karya dan amalan baik untuk bangsa.

"Selamat jalan, Buya. Semoga engkau mendapat tempat di sisi Allah SWT. We will miss you," demikian penutup unggahan Yenny.

Tokoh Muhammadiyah Buya Syafii Maarif meninggal dunia, Jumat, 27 Mei 2022. Informasi ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.
 
"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif," kata Haedar melalui keterangan tertulis, Jumat, 27 Mei 2022.

Baca: Yenny Wahid: Buya Syafii dan Gus Dur Duet Maut Perekat Bangsa
 
Haedar menyampaikan Buya Syafii Maarif meninggal pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Gamping, Kabupaten Sleman.

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id