comscore

Panglima Berharap Aturan Usia Pensiun TNI Serupa Polri

Anggi Tondi Martaon - 17 Februari 2022 20:39 WIB
Panglima Berharap Aturan Usia Pensiun TNI Serupa Polri
Panglima TNI Andika Perkasa. Istimewa.
Jakarta: Ketentuan batas usia pensiun perwira tinggi yang ada di Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI digugat. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mendukung upaya tersebut untuk memenuhi asas keadilan usia pensiun perwira tinggi TNI dengan Polri maupun pejabat tinggi di aparatur sipil negara (ASN).

"Oh iya (mendukung)," kata Andika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 Februari 2022.
Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengaku telah menyampaikan pendapat di hadapan hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Andika membandingkan sejumlah aturan usia pensiun yang ada di UU TNI dengan regulasi lainnya.

Misalnya, dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Aturan tersebut mengatur usia pensiun perwira tinggi Korps Bhayangkara 60 tahun.

Baca: Panglima bertemu KSAL Bahas Relokasi Prajurit TNI

Ketentuan serupa tercantum bagi pejabat tinggi madya dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Seorang pejabat tinggi memasuki purna bakti pada usia 60 tahun.

"Jadi itu saja keterangan saya," ungkap dia.

Dia berharap hakim MK mengeluarkan keputusan adil terhadap gugatan tersebut. Sehingga, tidak ada dikriminalisasi antara usia pensiun perwira tinggi di TNI, Polri, dan ASN. 

"Paling tidak menggunakan dua referensi tadi itu juga menurut saya sangt masuk akal kalau memang nanti MK kemudian mempertimbangkan ada kesetaraan (usia pensiun)," sebut dia.

Dia menyampaikan proses persidangan masih berlangsung. Pasalnya, pihak pemerintah belum menyampaikan pandangan terhadap gugatan tersebut.

"Sidang saat itu masih ditunda, karena wakil pemerintah belum hadir," ujar dia.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id