FPI Belum Bersedia Melaporkan Kegiatan

    M Sholahadhin Azhar - 30 Juli 2019 19:15 WIB
    FPI Belum Bersedia Melaporkan Kegiatan
    Kemendagri. Foto: MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Izin surat keterangan terdaftar (SKT) sebagai organisasi masyarakat (ormas) untuk Front Pembela Islam (FPI) tak kunjung terbit lantaran beberapa hal. Ada delapan berkas yang belum dikumpulkan oleh organisasi yang dimotori Rizieq Shihab.

    "FPI belum mengirimkan surat pernyataan bersedia melaporkan kegiatan. Itu salah satunya," kata Direktur Organisasi Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Lutfi kepada Medcom.id, Selasa, 30 Juli 2019.

    Berkas lain yakni anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang belum ditandatangani. Ada juga berkas terkait penyelesaian sengketa atau konflik internal ormas. Hal itu diwajibkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas supaya mereka tak larut dalam konflik internal.

    Kemendagri juga mewajibkan ada rekomendasi dari Kementerian Agama terkait izin FPI. Lutfi juga memerinci perihal detail seperti tanggal permohonan pengajuan dan hal lain. FPI dianggap luput tak mencantumkan hal tersebut.

    Baca: PKS Nilai Izin FPI Pantas Diperpanjang

    "Contoh hal sepele, surat harus ada nomor dan tanggal, karena apa nanti di SKT dibunyikan surat FPI nomor sekian tanggal sekian. Itu dibunyikan, ada beberapa lagi saya lupa. Ada dua atau tiga, seperti itulah," kata Lutfi.

    Menurut dia, tak hanya izin untuk FPI yang demikian. Aturan tersebut berlaku merata ke semua bakal calon ormas. Baru ketika berkas sudah terkumpul, izin akan dirumuskan bersama tim terpadu yang terdiri dari 12 instansi, termasuk Kemendagri.

    "Intinya kami tidak bisa memutuskan sendiri," ujar Lutfi.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id