comscore

Jokowi Diwanti-wanti Tak Mengedepankan Politik Dagang Sapi

Ahmad Mustaqim - 16 Juli 2019 09:18 WIB
Jokowi Diwanti-wanti Tak Mengedepankan Politik Dagang Sapi
Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Ahmad Syafii Ma'arif. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Yogyakarta: Presiden Joko Widodo diminta menjauhi politik `dagang sapi` ketika menunjuk anggota kabinet di periode keduanya. Sebab, bila itu yang dikedepankan, niscaya Presiden akan kerepotan.

"Kalau nanti susunan kabinet masih dagang sapi, susah. Mudah-mudahan tidaklah," kata Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Ahmad Syafii Maarif di Kompleks Perumahan Nogotirto, Sleman, Yogyakarta, Senin, 15 Juli 2019.
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu mengatakan, ada tanda-tanda Presiden akan mengakomodasi kepentingan partai politik, termasuk untuk jabatan menteri. Tapi, Presiden tak boleh asal-asalan menunjuk para pembantunya.

"Nama (calon menteri) yang diajukan ke presiden harus memiliki kompetensi, profesional, dan integritas," kata Syafii Maarif.

Calon menteri, tambah dia, juga harus bermoral, memiliki visi bekerja, tanggung jawab, dan paham tugas. Harus profesional. Pembantu presiden tak boleh berpura-pura dalam bekerja. "Jokowi kan mau meninggalkan warisan untuk Indonesia," kata dia.

Syafii Maarif sepakat dengan Presiden, menteri atau pejabat di kementerian yang tak mumpuni harus diganti. Jadi, harus dipantau betul. Revolusi mental yang diusung Presiden harus mampu direalisasikan pembatunya.

"Orang-orang (seperti) Kapolri dan panglima TNI, itu harus betul-betul menyesuaikan gerak langkahnya (presiden). Dan presiden harus memantau terus. Ini sangat penting masa depan," ujarnya.

(SUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id