Efektivitas dan Efisiensi Perampingan Eselon Diawasi

    Theofilus Ifan Sucipto - 21 Januari 2020 15:55 WIB
    Efektivitas dan Efisiensi Perampingan Eselon Diawasi
    Ilustrasi ASN. Foto: Medcom.id/Farhan D
    Jakarta: Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengawasi peningkatan efektivitas dan efisiensi perampingan eselon. Ini untuk memastikan salah satu program Presiden Joko Widodo itu berjalan efektif.

    “Ini bentuk upaya mitigasi risiko,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana kepada Medcom.id, Selasa, 21 Januari 2020.

    Bima menuturkan pengawasan efektivitas penting buat memastikan proses koordinasi dan komunikasi antarlembaga lebih mudah. Budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) juga turut diawasi. Bentuk nyatanya memastikan percepatan eksekusi kerja dan pengambilan keputusan. 

    “Juga berbasis fungsional dan berorientasi kinerja,” papar dia. 

    Bima menyebut BKN juga berusaha membangun kesan jabatan fungsional menjadi jabatan prestisius. Caranya dengan penguatan peran dan memastikan jabatan fungsional bukan ‘wadah penampungan'.

    “Ini untuk meningkatkan motivasi kerja pejabat fungsional,” tutur Bima.

    BKN turut mendorong peningkatan efisiensi perampingan eselon. Bima menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan ialah efisiensi biaya operasional dan koordinasi serta integrasi sistem penganggaran, termasuk efisiensi belanja pegawai.

    Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian muncul dalam pidato pelantikan Presiden Joko Widodo, Minggu, 20 Oktober 2019. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.

    Investasi penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi panjang, kata Jokowi, harus dipangkas. Hal itu dianggap penting untuk memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.

    "Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id