comscore

Jeda Pelantikan dari Pemilu 2024 Disebut Membuat Presiden 'Bebek Lumpuh'

Antara - 25 Juni 2022 14:21 WIB
Jeda Pelantikan dari Pemilu 2024 Disebut Membuat Presiden Bebek Lumpuh
Cendekiawan Muslim sekaligus Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra. Foto: MI/Arya Manggala.
Jakarta: Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra menyatakan jeda waktu yang lama dari pemilihan hingga pelantikan presiden terpilih pada 2024 menjadikan presiden yang sedang menjabat seperti lame duck atau 'bebek lumpuh'. Maksudnya, presiden yang sedang menjabat tak bisa lagi mengeluarkan kebijakan yang efektif dan strategis.

"Karena sudah ada presiden dan wakil presiden baru, meskipun belum dilantik," kata Azyumardi dilansir dari Antara, Sabtu, 25 Juni 2022.
Ia memerinci pemilihan presiden dilakukan pada 14 Februari 2024. Sedangkan, pelantikan presiden terpilih pada 20 Oktober 2024. Ada jeda waktu yang cukup lama. Keanehan yang terbentuk, kata dia, Indonesia seolah memiliki dua presiden, yakni yang masih menjabat, dan presiden terpilih hasil pemilu.

Belum lagi jika terjadi gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK) pascapemilu. Kemudian, MK mengesahkan terpilihnya presiden dan wakil presiden hasil Pilpres 2024, maka legitimasi presiden terpilih menjadi lebih kuat lagi. Sebaliknya, kata dia, untuk presiden yang sedang menjabat, akan semakin menjadi 'bebek lumpuh'.
 

Baca: Jokowi Ingin Indonesia Berkontribusi Mengatasi Masalah Ketahanan Pangan


Situasi semacam itu, lanjut Azyumardi akan mengakibatkan kevakuman pemerintahan selama delapan bulan. Ia menilai bisa juga berpotensi terjadi disorientasi pemerintahan.

Namun, Azyumardi menyadari keputusan itu susah diubah. Sehingga, hal tersebut menjadi pelajaran penting bagi para anggota parlemen hasil Pileg 2024.

"Semoga para anggota parlemen hasil Pileg 2024 nantinya akan memperbaiki hal ini, agar praktik demokrasi kita semakin membaik," ucap Azyumardi.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id