Aparat Pendamping Desa Bakal Dilibatkan Cegah Stunting

    Fachri Audhia Hafiez - 11 Februari 2020 17:19 WIB
    Aparat Pendamping Desa Bakal Dilibatkan Cegah Stunting
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Aparat pendamping desa bakal dilibatkan mencegah anak kerdil (stunting). Tim regional bakal dibentuk buat menangani percepatan penurunan stunting

    "Yang penting semuanya koordinasi ada di Kemendagri yang memiliki aparat di bawah, kemudian juga Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa, dan memanfaatkan pendamping-pendamping," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020.

    Ma'ruf optimistis stunting turun menjadi 14 persen pada 2024. Meski, hal itu tak semudah membalik telapak tangan.

    "Karena target itu sangat emosional, 14 persen dari 27 persen. Karena itu kita harus bekerja keras," ujar Ma'ruf.

    Aparat Pendamping Desa Bakal Dilibatkan Cegah Stunting
    Ilustrasi posyandu. Foto: MI/Angga Yuniar 

    Anggaran pencegahan stunting telah disebar di berbagai kementerian dan lembaga mencapai Rp29 triliun. Ini belum termasuk anggaran yang dikelola pemerintah daerah serta anggaran yang dialokasikan dunia usaha dan masyarakat.

    "Oleh karena itu kita tanya soal efektivitas anggaran tersebut yang belum cukup tercermin dalam penurunan stunting, selain juga meminta Menko dan para Menteri untuk berkoordinasi dengan baik," ujar Ma'ruf.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id