Jokowi Ingin Rajut Kembali Bogor Goals pada APEC Pasca-2020

    Siti Yona Hukmana - 21 November 2020 06:03 WIB
    Jokowi Ingin Rajut Kembali Bogor Goals pada APEC Pasca-2020
    Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) secara virtual. Foto: Istimewa
    Jakarta: Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Jokowi ingin memanfaatkan kegiatan itu untuk merajut kembali  Bogor Goals pada APEC pasca-2020.

    "Saat ini saya berada di Bogor, tempat kelahiran 'Bogor Goals' 26 tahun yang lalu. Saya kembali membaca Bogor Goals dan menemukan berbagai terobosan besar yang masih sangat relevan," kata Jokowi saat berpidato dalam KTT APEC tahun 2020 melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 20 November 2020.

    Jokowi mengungkapkan Bogor Goals ialah kerangka kerja sama APEC selama 26 tahun terakhir. Pertemuan pada masa kepemimpinan Indonesia di APEC 1994 tersebut menekankan pentingnya memperkokoh sistem pasar terbuka dan multilateralisme.

    Baca: Presiden Jokowi Hadiri KTT APEC 2020 Secara Virtual

    Jokowi menyebut hal itu diakui dengan adanya perbedaan kondisi antara ekonomi maju dan berkembang serta tebalnya spirit saling membantu dan bekerja sama. Tujuannya, kata dia, untuk mencapai tatanan ekonomi yang menguntungkan semua pihak.

    "Hal itu bahkan dirasakan masih sangat relevan dengan kebutuhan negara-negara dewasa ini," kata Kepala Negara. 

    Jokowi memandang fondasi kebersamaan yang dibangun 1994 cenderung melemah. Hal itu diketahui dari selama dua tahun berturut-turut KTT APEC belum dapat mencapai kesepakatan. Meski begitu, dia meyakini pada pertemuan kali ini para pemimpin APEC akan mengirim pesan positif kepada dunia.

    "Kini saatnya kita membangun kembali komitmen sekuat 1994 untuk merajut visi kita pasca-2020," ujar orang nomor satu di Indonesia itu.

    Jokowi mengungkapkan ekonomi anggota APEC saat ini menghadapi kondisi sulit atas dampak pandemi covid-19. Produk domestik bruto (PDB) APEC mengalami kontraksi hingga 2,7 persen. Sementara itu, 74 juta penduduk ekonomi anggota APEC kehilangan mata pencarian. 

    Presiden menegaskan semua pihak harus bersama-sama membalikkan keadaan tersebut. Setidaknya terdapat tiga langkah yang dikemukakannya untuk bersama-sama keluar dari masa sulit ini.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id