Masyarakat Lebih Puas Kinerja Kementerian daripada Menteri

    Anggi Tondi Martaon - 28 Oktober 2020 17:32 WIB
    Masyarakat Lebih Puas Kinerja Kementerian daripada Menteri
    Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama menteri Kabinet Indonesia Maju duduk di tangga Istana Merdeka, Jakarta. MI/Ramdani.
    Jakarta: Tingkat kepuasan masyarakat pada kementerian lebih tinggi daripada menterinya. Hal ini berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO).

    Survei IPO menunjukkan kepuasan masyarakat pada Kementerian Keuangan paling tinggi mencapai 67 persen. Sedangkan tingkat kepuasan pada Menteri Keuangan Sri Mulyani (Ani) sebesar 61 persen. Meskipun begitu, bendahara negara itu menjadi pembantu paling moncer di Kabinet Indonesia Maju.

    "Ibu Sri Mulyani tiba-tiba paling tinggi (tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin)," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah saat memaparkan hasil Kinerja Kementerian/Lembaga, Peluang Reshuffle dan Potensi Capres 2024 secara virtual, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Posisi kedua ditempati Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan tingkat kepuasan 66 persen. Namun, hal ini tidak diikuti dengan tingkat kepuasan masyarakat pada Menteri BUMN Erick Thohir yang hanya 38 persen.

    Selanjutnya posisi ketiga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dengan tingkat kepuasan mencapai 64 persen. Lebih baik dari Erick, tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L. Marsudi mencapai 43 persen.

    (Baca: Survei: Kinerja Sektor Sosial Pemerintahan Jokowi-Maruf Terbaik)

    Selanjutnya, Kementerian Pertahanan dengan tingkat kepuasan mencapai 60 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Menteri Pertahanan Prabwo Subianto hampir menyamai lembaga yang dipimpinnya, yaitu 57 persen.

    Posisi kelima ditempati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan tingkat kepuasan 58 persen. Sedangkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebesar 49 persen.

    "(Kepuasan kinerja) Kemendagri menurun tapi tidak terlalu jauh, 58 persen," ujar dia.

    Dedi menuturkan ada beberapa faktor yang memengaruhi persepsi responden terhadap kinerja kementerian. Kebijakan, ketegasan, integritas atau konsistensi, empati atau peduli, serta faktor lain.

    Sedang persepsi yang memengaruhi penilaian responden terhadap kinerja para menteri, yaitu kebijakan, program sosial, koordinasi antar lembaga, transparansi, dan faktor lain.

    Survei Kinerja Kementerian/Lembaga, Peluang Reshuffle dan Potensi Capres 2024 dilakukan pada 12-23 Oktober 2020. Metode penelitian yaitu survei purposive dan multistage random. Margin of error survei 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

    Metode multistage sampling diterapkan terhadap 1.200 responden. Sedangkan purposive sampling dilakukan terhadap 170 orang pemuka pendapat.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id