Revisi UU ITE Tak Boleh Mengutak-atik Kemerdekaan Pers

    Anggi Tondi Martaon - 03 Maret 2021 18:52 WIB
    Revisi UU ITE Tak Boleh Mengutak-atik Kemerdekaan Pers
    Ilustrasi pers. Medcom.id



    Jakarta: Dewan Pers mendukung wacana Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, perubahan yang dilakukan tidak boleh mengutak-atik kemerdekaan pers.

    "Bagi insan pers, UU (ITE) ini tak apa-apa diubah untuk perkembangan zaman. Tapi harus dipastikan kemerdekaan pers tidak boleh diganggu gugat," kata Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh saat dikutip dari akun Youtube Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Rabu, 3 Maret 2021.






    Mantan Menteri Pendidikan itu menegaskan kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat merupakan hal mutlak yang harus dijaga. Sebab, hal tersebut merupakan unsur dari nilai demokrasi yang dianut Indonesia.

    "Kebebasan berekspresi harus kita berikan perlindungan," kata dia.

    Baca: Ketentuan Pasal 27 dan 28 UU ITE Harus Diperjelas

    Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu mengaku heran dengan polemik UU ITE yang terjadi saat ini. Padahal, aturan tersebut menjadi payung hukum pemanfaatan teknologi digital.

    "UU ini dulu memberikan kepastian hukum terkait transaksi elektronik, loh kok tiba-tiba urusannya caci maki dan seterusnya," ucap dia.

    Dia menilai penyalahgunaan ketentuan UU ITE bisa diminimalkan sejak disahkan. Salah satunya, pemerintah membuat aturan turunan untuk memperjelas implementasi di lapangan.

    Seperti Telegram Kapolri bernomor ST/339/II/RES.1.1.1./2021 terkait pelaporan pelanggaran pasal 27 ayat (3) dan 28 ayat (2). Kebijakan tersebut disambut baik sebagian masyarakat.

    "Begitu Pak Kapolri mengeluarkan aturan yang baru, orang pada gembira semua. Artinya, seandainya UU ITE aturan turunan dibuatkan untuk memberikan perlindungan," kata dia.

    Dia menyerahkan keputusan tersebut kepada pembuat aturan. Sehingga, implementasi UU ITE bisa lebih maksimal tanpa disalahgunakan.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id