comscore

Pernyataan Arteria Dahlan Soal Bahasa Sunda Dianggap Bikin Gaduh dan Singgung SARA

Anggi Tondi Martaon - 19 Januari 2022 15:23 WIB
Pernyataan Arteria Dahlan Soal Bahasa Sunda Dianggap Bikin Gaduh dan Singgung SARA
\Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Foto: Dok. DPR RI
Jakarta: Pernyataan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan yang keberatan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi yang menggunakan bahasa sunda saat rapat dinilai tak etis. Arteria bahkan dianggap membuat gaduh dengan menyentuh ranah suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Lagi-lagi membuat kegaduhan yang menyentuh wilayah SARA dan melecehkan Konstitusi UUD 1945, khususnya Pasal 32 ayat (2) UUD 1945," kata Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Petrus Selestinus melalui keterangan tertulis, Rabu, 19 Januari 2022.
Menurut dia, aturan itu memberi keleluasaan kepada setiap orang mengembangkan dan melestarikan bahasa daerahnya. Hal tersebut harus menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus dihormati.

Petrus menyebut Arteria seharusnya mengemban fungsi representasi rakyat sebagai anggota DPR. Perwakilan yang menjunjung tinggi hak tradisional masyarakat sebagai kekayaan nasional, termasuk bahasa daerah.

"Dengan demikian tidak ada yang salah dari seorang Kepala Kejaksaan Tinggi, ketika berbahasa Sunda dalam sebuah forum resmi maupun tidak resmi di hadapan siapa pun rakyat Indonesia," kata Petrus.

Baca: Geram dengan Arteria Dahlan, Budi Dalton: Koplok Sia Mah

Di sisi lain, dia meminta partai tempat Arteria Dahlan bernaung mempertimbangkan kesalahan ini. Arteria disebut berkali-kali melakukan hal yang kontrapoduktif dan mengabaikan tata krama.

"Karena bukan hanya sekali atau dua kali membuat gaduh di publik, tetapi sudah berkali-kali apalagi soal bahasa sunda sudah masuk wilayah SARA," kata Petrus.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id