Menteri PPPA Putar Otak Putus Rantai Eksploitasi Anak

    Zaenal Arifin - 17 Februari 2020 22:28 WIB
    Menteri PPPA Putar Otak Putus Rantai Eksploitasi Anak
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga terus memutar otak dalam menangani eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui media sosial. Hampir 40 anak menjadi korban diperjualbelikan hingga mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari para pelaku.

    "Kami sudah melakukan beberapa langkah pencegahan, salah satunya dengan mengadvokasi dan menyosialisasikan internet aman dan juga daerah wisata ramah anak bebas eksploitasi. Namun, praktiknya di lapangan masih sulit," kata Bintang Puspayoga dalam jumpa pers di Gedung Kementerian PPA, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

    Menurut dia, tidak hanya kepada anak, Kementerian PPA juga bekerja sama dengan Google. Perusahaan di bidang internet itu diminta mengedukasi guru dan orang tua sehingga bisa mendampingi anak saat mengakses dunia maya.

    Dia menyebut orang tua dan guru perlu memahami internet dan pengasuhan digital. Dengan begitu, mereka dapat melindungi anak-anak dari ancaman yang mungkin muncul dari dunia maya.

    "Mendidik anak di dunia nyata saja susah, apalagi di dunia maya yang luasnya tidak terbatas," ujar dia.

    Menteri PPPA Putar Otak Putus Rantai Eksploitasi Anak
    Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dalam konferensi pers di Kementerian PPPA, Senin, 17 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Abidin

    Menteri PPA meminta penanganan kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak tidak hanya menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juga harus diterapkan.

    "Dalam kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak, terjadi dua eksploitasi, yaitu eksploitasi seksual dan eksploitasi ekonomi," kata Bintang.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id