Jusuf Kalla, dari Mangga Jepang hingga Sepatu Beda Sebelah

    Yogi Bayu Aji - 18 Oktober 2019 23:04 WIB
    Jusuf Kalla, dari Mangga Jepang hingga Sepatu Beda Sebelah
    Wapres Jusuf Kalla Q&A Metro TV. Foto: Medcom.id/Yogi Bayu Aji
    Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi bintang tamu program Q&A Metro TV. Sosok JK dibedah dari mulut sahabat, bawahan, hingga keluarga.

    Sejumlah kerabat dekat yang hadir membuka berbagai pengalamannya selama berdampingan dengan JK. Mereka blak-blakan beragam cerita yang mengundang tawa soal JK.

    Pengusaha Sofjan Wanandi, contohnya. Ia mengaku sempat bercerita soal rekannya yang membeli mangga Rp1 juta kepada JK. Mangga berharga tinggi itu berasal dari Jepang.

    Suatu ketika, Sofjan mengajak JK untuk makan di salah satu restoran Jepang. Makanan 'Negeri Sakura' di tempat itu terkenal lezat. Namun, JK tak pernah mau pergi ke sana karena takut akan harga mahal.

    "Mana bisa. Mangga (Jepang) saja Rp1 juta," kata Sofjan meniru kata-kata JK saat menolak ajakannya di Studio Metro TV, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Ketua Tim Ahli Wakil Presiden itu pun menilai sosok eks Ketua Umum Golkar itu sebagai teman terbaik. JK bahkan bisa menjadi lawannya berdiskusi.

    Menteri Hukum dan HAM periode 2004-2007 Hamid Awaluddin juga punya pandangan serupa. Di matanya, JK sosok yang ramah. Senyum tak pernah hilang dari wajahnya.

    Walau sudah tak di pemerintahan, Hamid mengaku masih kerap diperbantukan JK. Ketika dia berupaya menghindari permintaan itu, JK selalu mengingatkannya untuk ikhlas.

    "Pak JK bilang, 'Hamid gajimu di akhirat'," ungkap dia. 

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin belajar soal konsistensi dari JK. Hal itu dia lihat dari kepribadian JK sejak menjadi ajudannya. 

    "Saya (menjadi) ajunda (JK) tanpa jeda (selama) 15 tahun karena konsistensi. Beliau konsisten anggap saya ajudannya. Walau jadi menteri, perasaan saya tetap jadi ajudan," canda Syafruddin.

    Mendampingi JK dalam menjalankan tugas negara bukan perkara mudah. Pasalnya, JK giat dalam bekerja. Bawahannya sampai-sampai tak berani sekadar mengingatkan JK untuk beristirahat.

    Asisten pribadi JK, Medani Sabrina, menyebut bosnya sempat mendapatkan tagihan telepon Rp12 juta lantaran rutin berkomunikasi ke Tanah Air saat kunjungan di Amerika Serikat. Tagihan itu menjadi besar karena JK hanya menggunakan panggilan telepon dan SMS, tanpa memakai aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp.

    Kegesitan itu pula mungkin yang sempat membuat JK pernah mengenakan sepatu berbeda di kedua kakinya. Komandan Grup B Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Kolonel Pas Asep Dicky Lukman W menyebut kejadian itu terjadi saat JK berkunjung ke suatu daerah. 

    Sepatu berbeda sebelah itu, kata Dicky, pertama kali dilihat Syafruddin. Namun, mereka tak bisa begitu saja menyampaikannya kepada JK. Dicky baru mendapatkan momen menyampaikan masalah itu ketika rombongan masuk ke toko batik.

    "Kita sampaikan pelan-pelan, 'Maaf, Pak, sepatunya kita ganti'," ungkap Dicky.

    Kala itu, JK tak langsung mau mengganti sepatunya. JK, kata dia, sudah merasa nyaman dengan kondisi sepatu itu. JK tampak tak mempermasalahkanya karena sepatu sama-sama berwarna hitam. Namun, dia akhirnya mau menggantinya.

    Di mata anaknya, Musjwirah Jusuf, JK adalah sosok yang dekat dengan keluarga. Sang ayah, kata dia, juga benar-benar menyayangi cucunya. JK bahkan enggan para cucu meninggalkan rumahnya. 

    "Dulu mau pindah rumah, tapi (JK bilang), 'Ya sudah kamu pindah, tapi anak-anak enggak,'" cerita Ira meniru perkataan JK.

    Nah, bagaimana kisah lainnya soal JK dari mata orang dekatnya yang lain? Saksikan sosok JK dari sudut lain pada penayangan Q&A Metro TV, Sabtu, 19 Oktober 2018.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id