Pemerintah Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Memusnahkan Limbah Medis

    Fachri Audhia Hafiez - 28 Juli 2021 15:37 WIB
    Pemerintah Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Memusnahkan Limbah Medis
    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Dok. Kementerian LHK



    Jakarta: Pemerintah akan mengalokasikan dana Rp1,3 triliun untuk penanganan limbah medis akibat pandemi covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo.

    "Arahan Bapak Presiden yang diproyeksikan (limbah) untuk diolah (sekitar) Rp1,3 triliun maksimum, (jumlah itu) yang diminta oleh Bapak Presiden untuk di-exercise," kata Siti melalui konferensi televideo, Rabu, 28 Juli 2021.

     



    Dana tersebut akan dimaksimalkan untuk membuat sarana insinerator atau pembakaran sampah. Program ini menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    "Bahwa arahan Bapak Presiden ini akan diintensifkan lagi, yaitu kita bangun alat-alat pemusnah (limbah)," ucap Siti.

    Baca: 18.460 Ton Limbah Medis Berbahaya Dihasilkan Selama Pandemi

    Siti belum mengetahui sumber alokasi anggaran untuk pengelolaan sampah medis itu. Kemungkinan dana diambil dari pos anggaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Umum (DAU).

    Politikus Partai NasDem itu mengatakan Rp600 miliar dari total alokasi dana akan dikirim ke pemerintah daerah (pemda) untuk mendukung program penanganan sampah medis. Dia mengimbau agar pemda tak mengesampingkan masalah limbah medis.

    "Jangan sampai membuat masyarakat jadi terinfeksi (akibat limbah medis)," tegas Siti.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id