comscore

Menaker Ida Fauziyah Diminta Tinjau MoU dengan Malaysia Terkait PMI

Kautsar Widya Prabowo - 09 Desember 2021 06:03 WIB
Menaker Ida Fauziyah Diminta Tinjau MoU dengan Malaysia Terkait PMI
Menaker Ida Fauziyah. Foto: dok Kemnaker
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah diminta meninjau ulang nota kesepahaman atau MoU dengan Malaysia terkait penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) sektor domestik. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) harus memasukkan pasal-pasal yang dapat melindungi PMI dari tindakan tidak manusiawi.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan tidak jarang PMI mendapat kekerasan verbal dan kalimat penghinaan untuk Indonesia. Dia meminta Menaker memoratorium penempatan PMI di Malaysia bila kekerasan masih terus terjadi.

 



"Kita yakin mereka (Malaysia) butuh kita. Sehingga jika kita butuh kerja dan mereka butuh kita, maka kesetaraan yang kita butuhkan," kata Benny di halaman Gedung BP2MI, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Desember 2021.

Hal itu disampaikan Benny menyikapi ketidakadilan yang menimpa PMI, Adelina Sau. Da meninggal akibat dianiaya majikannya. Namun, pengadilan memberikan hukuman bebas kepada majikan Adelina.

"Maka saya berani mengatakan agar Indonesia melalui Kemenaker memberikan tekanan dan ancaman kepada Malaysia," tegas dia.

Baca: BP2MI Ungkap 4,6 Juta PMI Nonprosedural di Luar Negeri

Benny juga meminta ada kenaikan gaji untuk PMI sektor domestik. Sebab, mereka belum mendapatkan kenaikan gaji sejak 2015.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id