Pemerintah Tak Mungkin Berniat Buruk Melalui UU Ciptaker

    Anggi Tondi Martaon - 13 Oktober 2020 17:25 WIB
    Pemerintah Tak Mungkin Berniat Buruk Melalui UU Ciptaker
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Seluruh pihak diminta tidak berpikir negatif terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Pembahasan aturan itu diyakini memiliki niat baik.

    "Pemerintah tidak mungkin niatnya jelek," kata pengajar di Perbanas Institute, Piter Abdullah Redjalam, kepada Medcom.id, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Dia menilai salah satu tujuan baik UU Ciptaker, yakni memperbaiki investasi Indonesia. Caranya, menghilangkan sejumlah hambatan investasi.

    Upaya memperbaiki investasi tidak perlu dilabeli pro kapitalisme. Menurutnya, investasi dibutuhkan dalam sistem perekonomian apa pun.

    "Dalam sistem perekonomian yang sangat sosialis pun kita membutuhkan investasi. Jadi hambatan investasi perlu dihilangkan," kata dia.

    Baca: Penjelasan DPR Terkait Perbedaan Jumlah Halaman UU Ciptaker

    Meskipun UU Ciptaker memberikan ruang kepada investor, kata dia, bukan berarti mengabaikan perlindungan pelaku perekonomian di dalam negeri. Berdasarkan pengamatannya, UU Ciptaker tetap menjamin keberlangsungan pelaku ekonomi lokal.

    "Di dalamnya (UU Ciptaker) jelas sekali ada semangat untuk melindungi UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), tenaga kerja," ujar dia.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id