Luhut Minta Ganjar Tingkatan Operasi Yustisi

    Insi Nantika Jelita - 14 Oktober 2020 04:10 WIB
    Luhut Minta Ganjar Tingkatan Operasi Yustisi
    Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan jajaran meningkatkan operasi yustisi. Sebab, kasus covid-19 (korona) di beberapa daerah di Jateng masih tinggi.

    “Harus diintensifkan operasi untuk menurunkan kasus konfirmasi ini antara gubernur dan bupati di masing-masing daerah, terutama daerah yang masih memiliki peningkatan yang signifikan dengan aparat Polri dan TNI," ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Menko Kemaritiman dan Investasi itu mengatakan kasus konfirmasi aktif covid-19 yang masih tinggi berada di di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Pati, Kudus, Kebumen, Wonosobo, Brebes, dan Sukoharjo. Luhut mencontohkan di Kota Semarang ada 9.648 kasus terkonfirmasi dan 644 kasus kematian.

    "Mohon operasinya dari Kapolda dan Pangdam, Anda bisa melakukan tindakan yang lebih terukur. Fokus kepada wilayah yang mengalami kenaikan kasus yang signifikan. Wilayah yang memiliki kasus konfirmasi yang meningkat," tutur Luhut.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan pihaknya bakal menyelesaikan permasalahan kasus konfirmasi aktif yang masih bertambah. Ganjar segera menjalankan perintah Luhut.

    “Kita siap Pak Luhut, untuk menyambut kawan-kawan yang ingin membantu, terutama bekerja sama dengan seluruh pihak terkait di Pemda dan juga dengan para aparat," kata Ganjar.

    Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan pihaknya sudah menerapkan mikrozonasi. Strategi ini bisa mengunci pada level yang lebih kecil.

    "Jadi sesuai dengan arahan Bapak, kita bisa langsung on target untuk mengirimkan bantuan seperti obat dan peralatan kesehatan lainnya," terang Ganjar.

    Panglima Kodam (Pangdam) Jateng Mayor Bakti mengaku pihaknya terus berkoordinasi untuk menurunkan kasus konfirmasi aktif di klaster-klaster yang ada. Operasi TNI dilaksanakan di seluruh wilayah di Jawa Tengah.

    "Tetapi memang ada beberapa daerah yang belum terlaksana dengan baik. Di sini kami meminta untuk setiap jajaran Pemda di tiap tempat, untuk selalu berkoordinasi dengan kami,” ujar dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id