Demokrat Kubu Moeldoko Bantah Tudingan Andi Arief

    Anggi Tondi Martaon - 30 Maret 2021 20:17 WIB
    Demokrat Kubu Moeldoko Bantah Tudingan Andi Arief
    Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Andi Arief/Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.



    Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang membantah tudingan pengambilalihan secara paksa kantor pusat Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta. Tudingan itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Andi Arief.

    "Apa masih layak dipercaya ucapan Andi Arif? Itu informasi super hoaks dan mengada-ada," kata juru bicara (Jubir) DPP Demokrat kubu Moeldoko Muhammad Rahmad saat dihubungi, Selasa, 30 Maret 2021.






    Dia menegaskan kubunya tidak bakal melakukan cara-cara tersebut. Sebab, tidak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan.

    Baca: Andi Arief Endus Upaya Pengambilalihan Kantor DPP Demokrat

    "Cara-cara begal, hoaks, cara rampok, cara haram tak ada dalam kamus kami," ungkap dia.

    Di sisi lain, dia menyebut tak heran dengan tudingan tersebut. Sebab, kubu AHY hobi menyampaikan pernyataan tersebut.

    "Istilah rampok, bohong, hoaks, abal-abal, rebut paksa, adalah kata kata yang muncul dari kubu SBY-AHY yang mengaku bersih, cerdas, santun," ujar dia.

    Sebelumnya, Andi Arief meminta kader waspada. Dia mengendus ada upaya pengambilalihan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

    "Mereka akan berupaya merebut paksa Kantor DPP Demokrat," kata Andi Arief dikutip dari akun Twitter-nya @Andiarief_, Selasa, 30 Maret 2021. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id