Menkopolhukam Sebut Crisis Center Bukan Barang Baru

    Githa Farahdina - 25 April 2016 12:37 WIB
    Menkopolhukam Sebut Crisis Center Bukan Barang Baru
    Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Foto: MTVN/Githa Farahdina
    Meteotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Crisis Center bukanlah hal baru di pemerintahan. Crisis Center diaktifkan saat stabilitas negara berada dalam kondisi darurat.

    "Crisis Center itu dipersepsikan barang baru, sebenarnya tidak. Crisis Center itu berlaku universal di semua. Itu adalah organisasi kerangka yang hidup manakala ada keadaan kritis dan harus mengambil keputusan," kata Luhut di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/4/2016).

    Rencana pembentukan Crisis Center sudah ada sebelum Luhut masuk dalam pemerintahan. "Ide Crisis Center ini sudah dari dulu, tapi tertunda terus dari zaman saya masih aktif di militer," jelas Luhut.

    Luhut menjelaskan, Crisis Center memiliki anggota tetap dan anggota tidak tetap. Anggota tetap terdiri dari beberapa kementerian di Kabinet Kerja yang terkait urusan keamanan negara.

    "Anggota tetap itu ada beberapa menteri, misalnya Menkopolhukam, Menhan, Panglima TNI, Kapolri, mungkin level menteri lain, Menlu. Anggota tidak tetap kementerian yang terkait insiden tersebut," jelas Luhut.

    Crisis Center berada di bawah kewenangan Presiden Joko Widodo langsung. Presiden satu-satunya orang yang memiliki hak penuh mengambil keputusan di Crisis Center. "Siapa yang memutuskan terakhir itu Presiden, kata akhir itu ada di Presiden," ujar Luhut.

    Luhut membantah pembentukan Crisis Center untuk melangkahi wewenang Presiden. Ia sudah mengajukan ide itu kepada Presiden Jokowi sejak dua minggu lalu. Jokowi setuju.

    "Jadi kalau ada orang yang bilang pengambilan keputusan di negeri ini banyak yang multipilot itu tidak benar. Pilot cuma 1, Presiden RI," ungkap Luhut.



    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id