BKN Bantu Peralihan Status Pegawai KPK Jadi ASN

    Siti Yona Hukmana - 20 Januari 2020 13:24 WIB
    BKN Bantu Peralihan Status Pegawai KPK Jadi ASN
    Ilustrasi KPK. Foto: MI
    Jakarta: Proses peralihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih berjalan. Jumlah pegawai yang akan berubah status masih didata. 

    "Teman-teman di KPK minta pemerintah yang melaksanakan, tapi pemerintah minta KPK yang melaksanakan. Mungkin jalan tengahnya adalah kami akan membantu KPK," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dalam rapat kerja membahas CPNS 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Januari 2020.

    Bima mengakui proses peralihan status pegawai KPK menjadi ASN terbilang rumit. Pasalnya, ada beberapa pegawai lembaga antirasuah merupakan mantan TNI/Polri yang telah menerima dana pensiun.

    "Jadi, tidak bisa dimasukkan kembali menjadi pegawai negeri," beber dia. 

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengaku proses konsolidasi data pegawai KPK bukan hal mudah. Meski demikian, pihaknya tidak mempersoalkan rencana peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tersebut.

    "Jujur yang bikin stres adalah mendata konsolidasi menjadi ASN buat teman-teman yang ada di KPK," kata mantan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) itu.

    Peralihan status ini merupakan perintah dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Peralihan diatur dalam Pasal 1 ayat (6) UU KPK yang berbunyi, pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi adalah aparatur sipil negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai aparatur sipil negara.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id